Nasional

Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Prabowo Menegaskan sebagai Bentuk Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026, 14:22 WIB 6 views 2 menit baca
Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Prabowo Menegaskan sebagai Bentuk Terorisme
Bagikan:

Penyiraman air keras ke aktivis KontraS telah menuai kecaman dari berbagai kalangan, termasuk dari calon presiden, Prabowo Subianto. Dalam sebuah pernyataan, Prabowo menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk terorisme yang tidak dapat diterima. "Penyiraman air keras ke aktivis KontraS adalah bentuk terorisme yang harus diusut sampai ke dalangnya," tegas Prabowo.

Menurut Prabowo, tindakan tersebut tidak hanya melanggar hak asasi manusia, tetapi juga mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat. "Kita tidak dapat membiarkan tindakan kekerasan seperti ini terjadi di negara kita," kata Prabowo. Ia menyerukan kepada aparat keamanan untuk segera menyelidiki dan mengungkap dalang di balik tindakan tersebut.

Aktivis KontraS sendiri telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan terus melakukan aksi-aksi protes damai untuk memperjuangkan hak-hak rakyat. "Kita tidak akan terintimidasi oleh tindakan kekerasan seperti ini," kata salah seorang aktivis KontraS. "Kita akan terus berjuang untuk keadilan dan demokrasi di Indonesia."

Penyiraman air keras ke aktivis KontraS telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat sipil dan organisasi hak asasi manusia. "Tindakan seperti ini dapat memicu ketakutan dan intimidasi di kalangan masyarakat," kata seorang aktivis hak asasi manusia. "Kita harus memastikan bahwa hak-hak asasi manusia dilindungi dan dipertahankan."

Penyelidikan terhadap penyiraman air keras ke aktivis KontraS masih terus berlangsung. Pihak kepolisian telah menjanjikan untuk mengungkap dalang di balik tindakan tersebut dan menindak tegas para pelaku. "Kita akan melakukan penyelidikan yang transparan dan akuntabel," kata seorang pejabat kepolisian. "Kita akan memastikan bahwa keadilan dilayani dan hak-hak asasi manusia dilindungi."

Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat Indonesia telah menunjukkan solidaritas dengan aktivis KontraS dan mengecam tindakan kekerasan tersebut. "Kita harus memastikan bahwa demokrasi dan hak asasi manusia dilindungi di Indonesia," kata seorang warga. "Kita tidak dapat membiarkan tindakan kekerasan seperti ini terjadi di negara kita."

A

Penulis

Ananta Prana

Penulis di Jagad Info

Sumber: www.inews.id inews.id

Berita Terkait