Nasional

Ridwan Kamil Rayakan Lebaran dengan Permohonan Maaf dan Doa untuk Penyebar Hoaks

Sabtu, 21 Maret 2026, 17:24 WIB 7 views 2 menit baca
Ridwan Kamil Rayakan Lebaran dengan Permohonan Maaf dan Doa untuk Penyebar Hoaks
Bagikan:

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, merayakan Idulfitri 1447 Hijriah dengan pengharapan yang mendalam untuk dibukakan pintu maaf serta menyampaikan doa khusus bagi mereka yang menyebarkan informasi palsu tentang dirinya. Dalam pernyataan yang disampaikannya, Ridwan Kamil menekankan pentingnya menjaga persatuan dan saling menghormati antar sesama masyarakat, terutama dalam momen-momen penting seperti Lebaran.

Ridwan Kamil menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri melalui akun media sosialnya, seraya berharap agar semua umat Islam dapat merayakan hari kemenangan ini dengan hati yang bersih dan penuh maaf. "Saya mohon maaf lahir dan batin, semoga kita semua dapat memperoleh berkah di hari yang suci ini," ungkapnya dalam unggahan tersebut. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh hoaks yang beredar, yang dapat memecah belah persatuan.

Lebih lanjut, Ridwan Kamil mencermati fenomena penyebaran hoaks yang marak terjadi, termasuk yang menimpa dirinya. Dalam konteks ini, ia menjelaskan bahwa menyebarkan kebohongan hanya akan menambah perpecahan di tengah masyarakat. "Sebagai pemimpin, saya ingin masyarakat memahami bahwa hoaks hanya akan menambah masalah, bukan solusi. Mari kita lawan hoaks dengan kebenaran dan doa," lanjutnya.

Pernyataan ini mencerminkan komitmennya untuk menciptakan suasana yang kondusif, terutama di Jawa Barat, yang merupakan salah satu provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia. Menghadapi hari raya dengan pemaafan diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam bersikap, terutama dalam menggunakan informasi yang mereka terima.

Dalam suasana Idulfitri, Ridwan Kamil juga mengingatkan bahwa saling mendoakan adalah kunci untuk membangun harmoni. Ia mengajak umat Islam untuk berdoa tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi mereka yang merasa tersakiti oleh tindakan tidak bertanggung jawab dari penyebar hoaks. Dengan cara ini, diharapkan kedamaian dan pengertian akan lebih terjalin di antara masyarakat.

Menanggapi hal ini, beberapa warga mengapresiasi inisiatif Gubernur yang mengajak untuk tidak terprovokasi oleh berita bohong. "Kami mendukung penuh langkah beliau untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya informasi yang akurat," kata salah seorang warga. Keprihatinan Ridwan Kamil terhadap isu hoaks menunjukkan kedewasaan dan tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin.

Dengan semangat Idulfitri yang sarat akan makna, Ridwan Kamil berharap agar masyarakat Jawa Barat dapat saling mendoakan dan memaafkan, serta bersama-sama berupaya menciptakan lingkungan yang lebih baik, bebas dari informasi yang menyesatkan. Kisah ini akan terus berlanjut dengan berbagai upaya dari pemerintah dan masyarakat untuk menanggulangi peredaran hoaks di era digital saat ini.

I

Penulis

Indriani Atmaja

Penulis di Jagad Info

Sumber: www.jpnn.com jpnn.com

Berita Terkait