Arsenal kini sedang mempertimbangkan untuk merekrut Jacobo Ramon dari Como pada jendela transfer musim panas ini. Kebutuhan akan tambahan pemain di posisi bek tengah menjadi sangat mendesak setelah William Saliba mengalami cedera yang cukup serius. Saliba terpaksa ditarik keluar pada menit ke-30 saat tim Prancis kalah 2-0 dari Spanyol dalam semifinal Piala Dunia 2026, akibat nyeri di punggungnya.
Walaupun tingkat keparahan cedera yang dialami oleh pemain berusia 25 tahun tersebut belum sepenuhnya dipastikan, Arsenal mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa Saliba akan absen dalam waktu yang cukup lama. "Pemeriksaan lanjutan oleh para spesialis setelah William kembali ke London pekan ini telah mengonfirmasi bahwa ia menderita cedera punggung yang memerlukan masa rehabilitasi," demikian pernyataan dari klub. "Rehabilitasi William akan segera dimulai, dengan penanganan cedera yang berkelanjutan, dan dia diperkirakan akan absen dalam jangka waktu yang cukup lama."
Target Baru di Bursa Transfer
Akibat cedera tersebut, Arsenal sedang mencari opsi bek tengah yang potensial. Menurut laporan, klub tersebut menunjukkan minat untuk merekrut Ezri Konsa dari Aston Villa. Namun, nama terbaru yang muncul dalam daftar target mereka adalah Jacobo Ramon dari Como, yang merupakan pemain berusia 21 tahun.
Laporan lebih lanjut menyebutkan bahwa Arsenal telah memantau dengan seksama performa bek tengah setinggi 6 kaki 5 inci ini, yang juga menarik perhatian Chelsea. Namun, Arsenal menghadapi tantangan dalam proses negosiasi karena adanya klausul pembelian kembali dari Real Madrid, serta kepemilikan 50% hak ekonomi pemain tersebut oleh klub asal Spanyol itu.
Performa Menjanjikan di Serie A
Jacobo Ramon telah menunjukkan kemampuannya sebagai salah satu bek tengah muda yang menonjol di Serie A dan di seluruh Eropa musim lalu. Ia diperkirakan akan dihargai jauh di atas nilai transfer saat ini yang berada di angka £25 juta. Pemain internasional Spanyol U-21 ini tampil sangat baik di lini pertahanan, mencatatkan 182 kemenangan dalam duel udara, serta 116 perebutan bola dan 122 sapuan bola.
Dengan tinggi badan 196 cm, Ramon menunjukkan dominasi yang signifikan dalam duel udara, berhasil memenangkan 113 duel, yang menunjukkan bahwa ia memiliki atribut fisik yang diperlukan untuk bersaing di Liga Primer, di mana situasi bola mati semakin berperan penting. Selain itu, kemampuan distribusinya juga sangat mengesankan, dengan tingkat keberhasilan umpan mencapai 91,4%, serta total sentuhan bola sebanyak 2.526, yang menunjukkan keandalannya dalam menguasai bola untuk tim yang mengutamakan penguasaan bola.