Dalam pertandingan Piala Dunia 2026 antara Kanada dan Qatar, gelandang Sassuolo, Ismael Kone, mengalami cedera yang sangat serius. Kone menderita patah kaki yang mengharuskannya segera menjalani operasi di rumah sakit setelah insiden tersebut. Pertandingan berakhir dengan kemenangan besar bagi Kanada, 6-0.
Insiden terjadi ketika Kone ditandu keluar lapangan setelah mengalami pelanggaran keras dari Assim Madibo. Pelanggaran tersebut memicu protes dari rekan-rekan setimnya, yang akhirnya membuat Madibo diganjar kartu merah setelah pemeriksaan VAR.
Reaksi Pelatih dan Rekan Setim
Pelatih Kanada, Jesse Marsch, menggambarkan momen tersebut sebagai sesuatu yang sangat menyakitkan. "Kamu bisa mendengar suara tulangnya patah. Hati kita semua tertuju padanya. Semua orang merasa terpukul untuknya," ungkap Marsch.
Setelah sepuluh menit insiden itu, Nathan Saliba berhasil mencetak gol melalui tendangan bebas dan merayakannya dengan mengangkat jersey nomor 8 milik Kone sebagai bentuk dukungan. Jonathan David, penyerang Juventus yang juga bermain untuk Kanada dan mencetak hat-trick dalam pertandingan tersebut, turut memberikan dukungan kepada Kone. "Koné berarti segalanya bagi tim ini. Jika kamu bertanya pertanyaan yang sama kepada siapa pun di tim ini, mereka akan memberikan jawaban yang sama. Dia seseorang yang sangat kami sayangi," kata David.
Operasi dan Dukungan Rekan Setim
Kone segera menjalani operasi di sebuah rumah sakit di Vancouver. Rekan setimnya, Moise Bombito, mengunjungi Kone dan membagikan momen tersebut melalui unggahan di Instagram. Dukungan yang diberikan oleh rekan-rekannya menunjukkan betapa pentingnya Kone bagi tim.