Masa depan Joao Palhinha di Bayern Munich masih dalam ketidakpastian pada bursa transfer musim panas ini. Aston Villa menjadi klub yang diharapkan oleh Bayern untuk merekrut gelandang timnas Portugal tersebut, tetapi hingga saat ini, The Villans belum menunjukkan minat untuk mengajukan tawaran permanen sebesar 25 juta euro.
Bayern Munich kini dihadapkan pada tantangan besar sebelum bursa transfer ditutup. Klub Bundesliga tersebut berencana untuk melepas tiga pemain sekaligus, yaitu Palhinha, Bryan Zaragoza, dan Sacha Boey, sebagai langkah untuk mengurangi beban skuad dan memperbaiki kondisi keuangan setelah melakukan investasi besar dalam beberapa musim terakhir.
Palhinha Menjadi Aset yang Diminati
Menurut laporan dari BILD, Joao Palhinha saat ini menjadi aset yang paling mungkin untuk dijual. Penampilannya yang meningkat setelah menjalani masa peminjaman yang sukses di Tottenham Hotspur musim lalu membuat Bayern berharap Spurs akan mempermanenkannya. Namun, klub asal London tersebut memilih untuk mengambil opsi lain.
Laporan tersebut juga mengindikasikan bahwa persaingan untuk mendapatkan Palhinha mungkin akan berlangsung cukup lama. Beberapa klub papan atas dari Arab Saudi dan Turki telah mengajukan tawaran dengan nilai yang cukup besar, tetapi kedua destinasi tersebut tidak menarik bagi sang pemain. Faktor keluarga menjadi alasan utama, di mana Palhinha saat ini tinggal terpisah dari istrinya dan berusaha untuk sering menemui anak-anaknya yang tinggal di Portugal. Oleh karena itu, bertahan di Eropa menjadi prioritas utama bagi Palhinha.
Aston Villa Masih Menghitung Opsi
Kembali ke Portugal sebenarnya adalah pilihan ideal bagi Palhinha, namun baik Sporting maupun Benfica disebut tidak mampu memenuhi nilai transfer serta paket gaji yang diinginkan. Direktur olahraga Bayern Munich, Max Eberl, kini mengalihkan harapannya kepada Aston Villa, yang dinilai memiliki kemampuan finansial setelah melepas Morgan Rogers dan Youri Tielemans, meskipun sebagian dana telah digunakan untuk merekrut Joao Gomes dan Johan Manzambi.
Namun, Aston Villa tampaknya masih berhati-hati dalam mengambil keputusan. BILD mengungkapkan bahwa klub tersebut lebih tertarik untuk mengajukan skema peminjaman dengan opsi pembelian daripada langsung membayar 25 juta euro. Proposal ini belum memenuhi keinginan Bayern Munich yang ingin melakukan penjualan permanen untuk memulihkan sebagian dana yang telah mereka keluarkan untuk merekrut Palhinha. Dengan perbedaan sikap ini, negosiasi diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.