Badan Pusat Statistik (BPS) akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026, yang merupakan sensus ekonomi kelima yang diadakan setiap dekade sejak pertama kali dilakukan pada tahun 1986. Kegiatan ini direncanakan berlangsung dari bulan Mei hingga Juli 2026.
Untuk mendukung pelaksanaan sensus tersebut, BPS mengundang masyarakat umum untuk mendaftar sebagai Calon Mitra Statistik 2026 melalui aplikasi Sobat BPS.
Tujuan dan Anggaran Sensus Ekonomi 2026
Sekretaris Utama BPS, Zulkipli, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bertujuan untuk memetakan kondisi perekonomian nasional saat ini, termasuk perubahan yang terjadi pasca-pandemi Covid-19. "Dengan pelaksanaan sensus ini kita akan mengetahui dari level yang terkecil sampai dengan level yang terbesar, terkait perkembangan ekonomi yang sekarang terjadi. Sehingga banyak hal nantinya akan kita dapatkan dari hasil Sensus Ekonomi ini," ujarnya di Kantor Pusat BPS baru-baru ini.
Lebih lanjut, Zulkipli menyatakan bahwa BPS telah menyiapkan anggaran yang lebih besar dibandingkan dengan pelaksanaan sensus ekonomi sebelumnya pada tahun 2016, yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 1,3 triliun untuk Sensus Ekonomi 2026.
Melalui sensus ini, BPS akan mengumpulkan data mengenai karakteristik pelaku usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga perusahaan besar. Selain itu, data mengenai omzet dan perkembangan usaha juga akan dikumpulkan, serta penerapan ekonomi hijau dalam kegiatan bisnis akan menjadi fokus perhatian.
Informasi Rekrutmen Calon Mitra Statistik
Mitra Statistik adalah individu yang membantu BPS dalam melaksanakan sensus dan survei statistik nasional, termasuk Sensus Ekonomi 2026. Berikut adalah jadwal lengkap rekrutmen Calon Mitra Statistik BPS 2026:
Registrasi dan Lengkapi Profil: 8–11 Mei 2026
Seleksi Administrasi: 8–12 Mei 2026
Tes Kompetensi: 13–18 Mei 2026
Seleksi Akhir: 15–19 Mei 2026
Submit Pakta Integritas: 20–22 Mei 2026
Pengumuman Hasil: 23–25 Mei 2026.