Pada jendela transfer awal musim 2026/2027, Persib Bandung telah berhasil mendatangkan enam pemain baru. Manajemen klub mengisyaratkan bahwa mereka masih terbuka untuk kemungkinan penambahan pemain lainnya.
Terbaru, Persib resmi mengontrak striker asing asal Montenegro, Balsa Sekulic, dengan status bebas transfer. Pemain berusia 28 tahun ini sebelumnya dikenal sebagai pemain terbaik dan top skorer Liga Montenegro pada musim lalu.
Kejutan di Bursa Transfer
Ketika ditanya mengenai aktivitas transfer menjelang dimulainya kompetisi, Kuswara S. Taryono, perwakilan klub, menyatakan bahwa masih ada kemungkinan untuk kejutan lainnya. Namun, ia enggan memberikan informasi lebih lanjut mengenai hal ini. "Sementara ini yang bisa kita umumkan, nah tentunya tidak menutup kemungkinan ada pemain lain. Tapi ya mohon maaf, belum kita sampaikan dulu, tunggu saja kejutan berikutnya," ungkap Kuswara saat diwawancara pada Rabu (8/7).
Menurutnya, semua keputusan yang diambil dalam bursa transfer ini merupakan hasil rekomendasi dari tim pelatih. Pemain yang masuk dan keluar diatur berdasarkan keinginan pelatih serta kebutuhan tim. "Tapi yang penting semua pemain yang dikontrak itu maupun yang dipertahankan adalah tentu sudah sesuai dengan skema yang nantinya akan diolah tim pelatih," tambahnya.
Rekrutan Baru dan Dampaknya
Persib Bandung telah merekrut beberapa pemain, termasuk Gabriel Mutombo, Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, Luka Menalo, Ragnar Oratmangoen, dan Balsa Sekulic. Kuswara berharap kehadiran para pemain baru ini dapat memberikan dampak positif dan berkontribusi untuk meraih gelar juara.
Selain itu, pihak klub juga mempertimbangkan cara pengumuman pemain baru. Musim ini, Persib aktif menggelar kegiatan sosial, seperti memilah sampah yang berkolaborasi dengan Jubelo. "Insya Allah semua rekrutan ini memberikan energi yang positif. Ini sesuai dengan tema kita hari ini, positive movement. Nah, jadi ini juga bagian bahwa sebenarnya Persib itu bukan hanya memikirkan soal sebuah industri olahraga, dalam hal ini sepakbola, tapi memikirkan sisi-sisi lain," jelas Kuswara.
Ia menambahkan bahwa kegiatan kebersihan, pengelolaan sampah, dan berbagai aspek budaya serta olahraga lainnya akan dilibatkan dalam aktivitas klub, yang bertujuan untuk melibatkan komunitas masyarakat.