Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa penggantian penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dengan Compressed Natural Gas (CNG) berpotensi menghemat devisa negara hingga Rp 130 triliun serta mengurangi subsidi energi. Saat ini, pemerintah sedang melakukan uji coba pemakaian CNG di masyarakat.
Bahlil menjelaskan bahwa tekanan CNG yang tinggi, mencapai 250 bar, memerlukan modifikasi pada tabung LPG 3 kilogram yang saat ini digunakan oleh masyarakat. Hasil dari uji coba ini diharapkan dapat diumumkan dalam waktu 2 hingga 3 bulan ke depan. Pernyataan ini disampaikan Bahlil setelah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto pada Selasa, 5 Mei 2026, di mana ia melaporkan berbagai perkembangan strategis di sektor ESDM, termasuk harga minyak mentah Indonesia dan penataan izin pertambangan mineral dan batubara.
Substitusi Energi Domestik
Dalam upaya untuk mengoptimalkan sumber energi domestik dan mengurangi ketergantungan pada impor energi, pemerintah sedang mempertimbangkan penggantian pemanfaatan LPG dengan CNG. Bahlil menambahkan bahwa harga CNG nantinya akan lebih murah sekitar 30 persen dibandingkan LPG. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa sumber energi dan industri CNG berasal dari dalam negeri, sehingga biaya transportasi bisa lebih rendah dibandingkan LPG yang harus diimpor.
"Karena yang pertama gasnya itu ada di kita dan industrinya ada di kita, dalam negeri. Jadi tidak kita melakukan impor. Cost transportasinya aja sudah bisa meng-cover. Dan yang kedua, dia itu berada di hampir semua wilayah yang ada sumber-sumber gasnya. Jadi itu jauh lebih efisien," jelas Bahlil.
Perhatian Publik
Artikel mengenai potensi penghematan Rp 130 triliun dari peralihan LPG ke CNG menarik perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com pada Rabu, 6 Mei 2026. Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi di Indonesia dan memberikan dampak positif bagi perekonomian negara.
Untuk berita lebih lanjut, pembaca dapat mengakses informasi lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com.