Dalam pertandingan pramusim yang berlangsung di Glasgow, AC Milan menunjukkan semangat juang yang tinggi dengan berhasil menyamakan kedudukan 2-2 setelah tertinggal dua gol dari Celtic. Francesco Camarda dan Samuel Chukwueze tampil sebagai bintang dalam laga ini, masing-masing meraih penghargaan pemain terbaik dengan rating 7,5.
Performa Gemilang Camarda
Francesco Camarda, penyerang berusia 18 tahun, menjadi sorotan utama setelah mencetak dua gol dalam waktu lima menit di babak kedua. Gol pertamanya berasal dari titik penalti yang ia peroleh setelah dilanggar saat menerima umpan silang. Camarda mengeksekusi penalti tersebut dengan tenang, mengarahkan bola ke pojok gawang. Sementara gol keduanya dicetak melalui sundulan yang memanfaatkan umpan silang dari Chukwueze, kembali mengarah ke pojok atas gawang Celtic. Pergerakan Camarda selama pertandingan menunjukkan potensi besar untuk perkembangan tim di awal pramusim.
Peran Chukwueze dalam Kebangkitan Tim
Samuel Chukwueze, yang masuk sebagai pemain pengganti, juga mendapatkan rating 7,5 berkat kontribusinya yang signifikan. Ia berhasil mengubah dinamika permainan dengan terus memberikan tekanan pada lini pertahanan Celtic. Umpan silang yang ia berikan untuk gol kedua Camarda dianggap sebagai salah satu momen terbaik dalam pertandingan tersebut. Selain assist itu, Chukwueze juga terlibat dalam beberapa peluang lainnya yang tercipta setelah kehadirannya di lapangan.
Kombinasi antara Camarda dan Chukwueze di babak kedua menjadi faktor kunci kebangkitan AC Milan setelah tertinggal 0-2 pada babak pertama, yang disebabkan oleh kesalahan individu di lini belakang. Penampilan keduanya memberikan sinyal positif bagi strategi rotasi di lini depan tim.