Rembang - Ratusan siswa di SMP Negeri 5 Rembang mengalami diare massal, dan penyebabnya mulai teridentifikasi. Dugaan awal menunjukkan bahwa masalah kesehatan ini mungkin disebabkan oleh telur balado yang terkontaminasi dari menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pada Kamis (6/8/2026), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, dr. Ali Syofi'i, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama tim dari Puskesmas Rembang 1 telah melakukan penyelidikan epidemiologi di SMPN 5 Rembang serta di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mondoteko 3 yang menyuplai makanan untuk program MBG tersebut. "Tim juga sudah mengambil sampel terdiri dari sisa makanan, bahan makanan, muntahan, serta feses dari sejumlah siswa. Dugaan sementara penyebabnya adalah telur balado yang terkontaminasi," ujar Ali.
Pemeriksaan Laboratorium Masih Menunggu Hasil
Meskipun ada dugaan tersebut, Ali menekankan bahwa hasil penyelidikan masih bersifat sementara. Pihaknya menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab pasti dari kejadian ini. "Hasil uji laboratorium diperkirakan baru keluar sekitar satu sampai dua minggu. Setelah hasilnya keluar, akan kami sampaikan kepada masyarakat," jelasnya.
Menu Makanan yang Diberikan kepada Siswa
Sebelumnya, telah dilaporkan bahwa dugaan keracunan massal terjadi setelah siswa di SMP Negeri 5 Rembang mengonsumsi makanan dari program MBG yang disuplai oleh SPPG Mondoteko 3. Menu yang diberikan kepada siswa yang mengalami keluhan kesehatan pada Selasa (4/8) tersebut mencakup nasi liwet, tempe, telur balado, semangka, dan susu kotak.