Olahraga

Fitur Latihan Pelafalan AI Hadir di Google Translate untuk Perayaan 20 Tahun

Google memperkenalkan fitur baru berupa latihan pelafalan berbasis kecerdasan buatan (AI) di Google Translate, bertepatan dengan perayaan dua dekade layanan terjemahan tersebut.

A
Admin Fakta Lurus
04 May 2026 8 pembaca
Fitur Latihan Pelafalan AI Hadir di Google Translate untuk Perayaan 20 Tahun
Sumber gambar: tekno.kompas.com

KOMPAS.com - Google telah meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk berlatih pelafalan menggunakan kecerdasan buatan (AI) dalam aplikasi Google Translate. Peluncuran fitur ini bertepatan dengan perayaan 20 tahun keberadaan layanan terjemahan tersebut.

Dengan adanya fitur latihan ini, pengguna tidak hanya dapat menerjemahkan teks, tetapi juga berlatih berbicara dalam bahasa asing dan menerima umpan balik secara langsung. Saat fitur ini digunakan, sistem AI di Google Translate akan meminta pengguna untuk mengulang beberapa kata. Proses ini bertujuan untuk menguji kemampuan berbicara pengguna.

Analisis Ucapan dan Penilaian Pelafalan

AI akan menganalisis ucapan yang dihasilkan pengguna, memberikan penilaian, serta memberikan skor pelafalan. Selain itu, sistem ini juga akan memberikan saran perbaikan terkait aspek bunyi, penekanan kata, atau artikulasi. Fitur ini memiliki kemiripan dengan aplikasi pembelajaran bahasa yang populer, seperti Duo Lingo.

Fitur latihan pelafalan ini melengkapi fitur-fitur lain di Google Translate, seperti "ask" dan "understand", yang dirancang untuk membantu pengguna memahami konteks bahasa secara lebih mendalam. Fitur ini resmi diluncurkan pada Selasa (28/4/2026) di dua negara, yaitu Amerika Serikat dan India, dengan dukungan untuk bahasa Inggris, Spanyol, dan Hindi.

Peningkatan Penggunaan Layanan Terjemahan

Google berpotensi menambah dukungan untuk bahasa lainnya di masa mendatang, mengingat jumlah bahasa yang tersedia di Google Translate saat ini sangat banyak. Saat ini, layanan Translate telah digunakan oleh lebih dari 1 miliar pengguna dan mendukung hampir 250 bahasa, mencakup 95 persen populasi dunia. Layanan ini juga mengklaim telah memproses triliunan kata terjemahan setiap bulannya di berbagai produk Google, termasuk Search, Lens, dan Circle to Search.

Selain fitur baru ini, Google juga menyoroti bagaimana layanan Translate banyak digunakan dalam berbagai situasi sehari-hari. Alat penerjemah ini sering dimanfaatkan untuk kebutuhan praktis, mulai dari membaca berita dalam bahasa asing hingga membantu komunikasi saat bepergian ke luar negeri. Baru-baru ini, Google juga merilis pembaruan yang memungkinkan pengguna untuk menerjemahkan teks dan suara secara offline, tanpa memerlukan koneksi internet, dengan cara mengunduh paket bahasa yang tersedia dalam aplikasi.

Integrasi Google Translate dengan Google Lens juga memudahkan pengguna untuk menerjemahkan teks langsung dari kamera tanpa perlu membuka aplikasi. Google juga terus mengembangkan fitur berbasis AI lainnya, seperti Live Translate, yang memungkinkan percakapan diterjemahkan secara langsung menggunakan headphone dan model Google Gemini. Fitur ini kini telah tersedia di perangkat iOS dan akan diperluas ke lebih banyak negara untuk pengguna Android dan iOS.

Google mencatat bahwa bahasa Inggris ke Spanyol adalah kombinasi yang paling banyak diterjemahkan, diikuti oleh kombinasi Inggris ke Indonesia, Portugis, Arab, dan Turki. Frasa yang sering diterjemahkan umumnya berkaitan dengan ucapan terima kasih, hubungan, dan cinta.

Artikel Terkait