BREAKING Rabu, 01 Jul 2026 18:12 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Rabu, 01 Jul 2026 17:23 WIB

Flu Mematikan Mengakibatkan Seorang Bocah Kehilangan Anggota Tubuh

01 Jul 2026, 17:23 WIB 3x dibaca 2 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
A
Almira Rara Susanti 3x dibaca · 2 menit baca
Ilustrasi. Seorang bocah asal Texas, Amerika Serikat (AS), harus kehilangan kaki dan tangan gara-gara flu. (istockphoto/Panorama Images)
Ilustrasi. Seorang bocah asal Texas, Amerika Serikat (AS), harus kehilangan kaki dan tangan gara-gara flu. (istockphoto/Panorama Images)

Jakarta, CNN Indonesia -- Penyakit flu yang sering dianggap sepele dapat berakibat fatal, seperti yang dialami seorang bocah bernama Kaydin Baldwin dari Texas, Amerika Serikat. Pada usia 13 tahun, Kaydin terinfeksi flu yang kemudian berkembang menjadi kondisi yang sangat serius.

Awalnya, Kaydin mengalami gejala flu biasa, namun keadaan kesehatannya semakin memburuk hingga ia harus dirawat di rumah sakit selama 117 hari. Selama perawatan, Kaydin harus menjalani amputasi pada tangan kanan dan kedua kakinya untuk menyelamatkan nyawanya.

Kondisi Kesehatan yang Memburuk

Berdasarkan laporan dari New York Post, Kaydin didiagnosis mengalami pneumonia streptokokis dan sepsis, dua kondisi yang dikenal sangat berbahaya. Dokter mengambil keputusan untuk melakukan amputasi demi keselamatan hidupnya.

Sang kakak, Arieanna Valdez, menjelaskan bahwa kehidupan Kaydin berubah drastis. "Dalam sekejap, semua yang dia ketahui, seperti berlarian bersama teman, melakukan tugas sehari-hari, memimpikan masa depannya, langsung berubah total," ungkap Arieanna.

Semangat dan Ketahanan Kaydin

Meskipun mengalami kehilangan yang besar, Kaydin tetap menunjukkan semangat yang luar biasa. Arieanna menambahkan, "Dia tetap menjadi seorang gadis yang lucu dan kuat. Hanya saja, sepasang kaki palsu telah terpasang di tubuhnya." Kaydin harus belajar kembali menjalani hidup dengan tantangan baru yang tidak seharusnya dihadapi oleh anak seusianya.

Komplikasi akibat influenza, meskipun jarang terjadi, dapat menyebabkan infeksi bakteri yang berat dan mengancam jiwa. Kaydin mengalami pneumonia nekrotik, jenis pneumonia bakteri langka yang umumnya menyerang individu dengan sistem imun yang lemah. Gejala awalnya mirip flu, namun dapat memburuk dengan cepat.

Selain pneumonia, komplikasi serius lain yang dapat timbul dari flu termasuk peradangan jantung (miokarditis), peradangan otak (ensefalitis), serta kegagalan multi-organ. Flu juga dapat memperburuk kondisi kesehatan kronis seperti asma dan penyakit jantung. Gejala yang perlu diwaspadai meliputi kesulitan bernapas, nyeri dada atau perut, pusing, kebingungan, kejang, serta demam atau batuk yang semakin parah.