Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan tinjauan langsung terhadap kemajuan perbaikan Jalan Provinsi yang menghubungkan Gunung Sugih dan Kota Gajah, yang terletak di Kabupaten Lampung Tengah, pada hari Jumat (17/7). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.
Perbaikan jalan ini menggunakan metode struktur rigid beton dengan total panjang penanganan mencapai 600 meter. Pekerjaan dibagi menjadi dua segmen, masing-masing dengan panjang 300 meter dan lebar 6 meter. Dalam peninjauannya, Rahmat Mirzani menyampaikan bahwa proyek ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk memenuhi aspirasi masyarakat yang selama bertahun-tahun mengalami kesulitan mobilitas akibat kerusakan jalan dan banjir.
Pengawasan Ketat untuk Kualitas Pembangunan
Rahmat Mirzani menjelaskan, "Ini habis meninjau perbaikan jalan Gunung Sugih - Kota Gajah yang sudah belasan tahun diharapkan masyarakat karena banyak banjir, kerusakan jalan, dan lain-lain ya." Ia menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan menerapkan mekanisme pengawasan yang ketat dan berlapis pada setiap tahap pembangunan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Tentunya kita akan awasi dengan benar, dengan baik setiap stage, setiap tahapan-tahapan pekerjaan. Kita memastikan kualitas dikerjakan dengan baik, sistem bekerja dengan baik,” tegasnya. Selain itu, ia juga menggarisbawahi pentingnya profesionalisme dan integrasi kinerja dari semua pihak yang terlibat dalam proyek tersebut.
Komitmen Terhadap Kesejahteraan Masyarakat
Rahmat Mirzani meminta Dinas BMBK Provinsi Lampung dan seluruh mitra penyedia jasa untuk menjalankan tugas masing-masing dengan disiplin sesuai dengan kontrak yang telah disepakati. "Ada kontraktor yang melaksanakan, ada pengawas yang melihat, ada konsultan yang merencanakan, ada PU juga sebagai pemilik proyek ini bekerja sesuai sistem, sesuai skema, sesuai dengan pekerjaannya masing-masing. Saya yakin kalau ini bisa berjalan dengan baik, semua serius, semua melihat, akan menghasilkan pekerjaan yang terbaik," tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa semua pihak yang terlibat dalam proyek ini telah sepakat untuk menghadirkan infrastruktur jalan dengan kualitas yang sangat baik. "Dan semua sepakat bahwa semua bekerja di titik-titik ini harus menjadi pekerjaan yang terbaik yang pernah ada," pungkasnya.
Salah seorang warga setempat, Lukman Sani, menyampaikan apresiasi terhadap komitmen nyata Pemprov Lampung dalam mempercepat pembangunan infrastruktur serta menjaga stabilitas harga komoditas pertanian. Ia mengungkapkan rasa syukur atas kepemimpinan Rahmat Mirzani yang dinilai sangat peduli terhadap masyarakat.
"Rekor sepanjang sejarah jadi Gubernur. Mantap. Gubernur yang mengayomi rakyat. Betul-betul karena singkong dari 1000 sekian naik, sekarang udah 2300 Pak Gubernur. Terima kasih," ungkap Lukman dengan penuh antusias saat menyapa Gubernur di lokasi peninjauan.
Menanggapi hal tersebut, Rahmat Mirzani berdialog mengenai hasil panen dan mata pencaharian warga yang mayoritas bergantung pada sektor perkebunan singkong. Pemprov berkomitmen untuk menjaga tata niaga komoditas unggulan daerah agar kesejahteraan petani tetap terjaga.
Lukman Sani juga menjelaskan kondisi jalan yang memprihatinkan sebelum adanya perbaikan dari pemerintah, yang sering kali menghambat mobilitas ekonomi warga. "Oh, hancur jalannya Pak, kadang-kadang disini sering terjadi ada orang meninggal, kecelakaan," tuturnya menjelaskan riwayat kerusakan jalan yang terjadi sebelumnya.
Di akhir dialog, Rahmat Mirzani berjanji akan kembali mengunjungi pemukiman warga saat jalan tersebut diresmikan secara formal. Lukman pun menyampaikan doa terbaik bagi keberlanjutan program pembangunan pemerintah. "Iya terima kasih Pak Gubernur, terima kasih. Saya doain Pak Gubernur supaya menjadi Gubernur yang sukses dari yang sukses," ujarnya.