Dalam upaya memperkuat tim, Hansi Flick, pelatih Barcelona, mulai bereksperimen dengan Ebrima Tunkara, seorang pemain muda berbakat berusia 16 tahun. Flick menguji Tunkara dalam posisi false nine selama sesi latihan pramusim dan dalam pertandingan persahabatan melawan Europa, di mana Tunkara berhasil mencetak gol dalam kemenangan 4-1 untuk Barcelona.
Sebelumnya, Tunkara berperan sebagai gelandang dan pemain sayap kanan di tim Juvenil A. Namun, dengan kepergian Robert Lewandowski dan kabar mengenai potensi transfer Ferran Torres ke PSG, Flick tampaknya ingin mengeksplorasi kemampuan Tunkara di posisi yang berbeda. Selama pramusim, Tunkara berhasil menarik perhatian Flick, yang bahkan memuji kemampuannya dalam sesi latihan di Inggris, menyebutnya sebagai "bakat luar biasa."
Potensi Besar Tunkara
Tunkara dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan yang sedang berkembang di Barcelona saat ini. Flick tampak berkomitmen untuk menemukan posisi terbaik bagi Tunkara di klub raksasa Catalan tersebut. Meskipun Flick sangat terkesan dengan kemajuan yang ditunjukkan Tunkara, ia tetap berupaya untuk bekerja secara intensif dengan remaja ini guna meningkatkan berbagai aspek permainannya.
Kekuatan Fisik yang Mengesankan
Di sisi lain, pelatih kebugaran baru, Benjamin Kugel, juga menunjukkan kekagumannya terhadap kekuatan fisik dan daya tahan yang dimiliki Tunkara, meskipun usianya masih muda. Barcelona menyadari bahwa proses pengembangan Tunkara masih panjang, namun antusiasme terhadap kemampuannya terus meningkat dengan pesat.