BREAKING Senin, 17 Agt 2026 01:21 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Sabtu, 15 Agt 2026 21:44 WIB

HNI Berkontribusi Rp 963 Miliar dari Total Transaksi Penjualan Langsung Nasional

15 Agt 2026, 21:44 WIB 29x dibaca 2 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
D
Doni Setiawan 29x dibaca · 2 menit baca
Foto: HNI
Foto: HNI

Industri penjualan langsung terus memperlihatkan kontribusinya yang signifikan terhadap perekonomian nasional. Dengan total nilai transaksi yang mencapai Rp 7,08 triliun, sektor ini menunjukkan potensi besar, terutama dari industri berbasis jaringan halal. Kementerian Perdagangan mencatat bahwa PT Halal Network International (HNI) telah menyumbangkan transaksi sebesar Rp 963 miliar dari angka total tersebut.

Pentingnya Kontribusi HNI dalam Ekonomi

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan, menekankan betapa pentingnya kontribusi industri penjualan langsung bagi perekonomian Indonesia. "Dari Rp 7,08 triliun, Rp 963 miliar itu kontribusi HNI. Jadi sebegitu signifikannya penjualan langsung dan konteksnya terhadap kontribusi dalam ekonomi Indonesia," ungkapnya dalam acara Milad HNI Beyond 14: Building The Future Together, yang berlangsung di HNI Plaza, Kalimalang, Bekasi.

Iqbal menjelaskan bahwa angka transaksi yang dihasilkan oleh HNI mencerminkan keandalan jaringan pemasaran dan daya serap pasar terhadap produk halal di dalam negeri. "Model bisnis ini tidak hanya mengandalkan transaksi ritel semata, melainkan juga investasi pada pembinaan tenaga pemasar, dan pembentukan jaringan distributor yang berjenjang," tambahnya. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga ekosistem usaha penjualan langsung agar tetap tumbuh dengan baik dan terlindungi dari praktik perdagangan yang melanggar regulasi.

Pencapaian HNI dan Pertumbuhan Anggota

Direktur Utama HNI, Agung Yulianto, menyatakan bahwa pencapaian perusahaan selama 14 tahun terakhir merupakan hasil dari kepercayaan konsumen, kerja keras manajemen, dan kolaborasi dengan mitra bisnis di seluruh Indonesia. "Apa yang kami banggakan dalam 14 tahun ini, pertama tentu kita harus bersyukur kepada Allah SWT, ini bukan semata-mata karya kami manajemen bersama seluruh leader, tetapi atas izin Allah SWT. Yang perlu digarisbawahi bukan hanya angka pertumbuhan yang kami banggakan," jelas Agung.

Agung menambahkan bahwa indikator keberhasilan utama HNI terletak pada perannya sebagai wadah bagi tumbuh kembang basis konsumen yang loyal serta ribuan wirausahawan baru. Saat ini, HNI mencatat total keanggotaan mencapai 6 juta orang, dengan satu juta di antaranya adalah konsumen loyal yang bertransaksi dalam satu tahun terakhir. Sementara itu, lebih dari 300 ribu orang tercatat sebagai konsumen aktif yang berbelanja setiap bulan.

Dengan demikian, HNI menjadi tempat bagi jutaan orang untuk tumbuh sebagai konsumen loyal. "Jadi perlu dicatat, jelas dia, konsumen loyal HNI yang belanja dalam satu tahun terakhir ada 1 juta orang, yang belanja tiap bulan, pasti belanja, itu lebih dari 300 ribu orang," tutupnya.