Inter Milan terus berusaha mendatangkan Cristian Romero, meskipun harga yang ditetapkan oleh Tottenham Hotspur cukup mahal. Pemain asal Argentina ini kini menjadi fokus utama Nerazzurri untuk memperkuat lini belakang mereka.
Menurut laporan dari Corriere dello Sport, nama Romero mulai muncul dalam diskusi antara Inter dan Tottenham, yang awalnya lebih terfokus pada pembicaraan mengenai pemain sayap Djed Spence. Namun, seiring berjalannya waktu, negosiasi berkembang dan menjadikan Romero sebagai prioritas utama untuk mengisi posisi bek tengah.
Negosiasi yang Masih Berlanjut
Meskipun terdapat kesenjangan harga yang signifikan antara kedua klub, dengan Tottenham membanderol Romero sekitar 50 juta euro, Inter Milan tidak mundur. Presiden Beppe Marotta dan Direktur Olahraga Piero Ausilio tetap membuka kemungkinan lain sambil berupaya menekan harga yang diminta.
Keinginan Cristian Romero untuk kembali bermain di Italia menjadi salah satu faktor kunci yang membuat Inter optimis. Diketahui bahwa Romero telah menyampaikan kepada agennya bahwa ia menyambut baik kesempatan untuk kembali ke Serie A setelah sukses bersama Genoa dan Atalanta.
Peran Agen dan Dukungan Rekan Setim
Dengan adanya sinyal positif dari pemain dan hubungan yang terjalin melalui agennya, Inter berharap dapat menjembatani kesenjangan harga. Sang agen juga dilaporkan berperan aktif dalam membantu proses transfer ini.
Selain itu, kapten tim Lautaro Martinez juga berperan dalam membujuk Romero untuk menerima tawaran dari Inter dan mendorong pihak Tottenham untuk segera menyelesaikan transfer tersebut.