BREAKING Rabu, 17 Jun 2026 18:07 WIB
Home / Olahraga / Detail
Olahraga Rabu, 17 Jun 2026 09:50 WIB

James Trafford Ceritakan Kesulitan di Musim Pertama Bersama Manchester City

17 Jun 2026, 09:50 WIB 8x dibaca 2 menit baca ligaolahraga.com ligaolahraga.com
D
Doni Setiawan 8x dibaca · 2 menit baca
James Trafford. (Foto: Catherine Ivill - AMA/Getty Images)
James Trafford. (Foto: Catherine Ivill - AMA/Getty Images)

James Trafford berbicara terbuka mengenai masa-masa sulit yang ia alami di Manchester City, terutama terkait dengan perjuangannya untuk mendapatkan posisi di tim utama pada musim lalu. Trafford, yang dikenal sebagai kiper berkualitas, telah menunjukkan kemampuannya saat bermain untuk Manchester City di berbagai kompetisi piala.

Walaupun hanya tampil lebih dari 1.500 menit di seluruh kompetisi, di mana 360 menit di antaranya di Premier League, ia berhasil mencatatkan delapan clean sheet untuk tim yang dijuluki The Cityzens. Trafford juga berperan sebagai kiper saat Manchester City meraih trofi Piala FA dan Piala Liga Inggris. Saat ini, Gianluigi Donnarumma menjadi pilihan utama di posisi kiper untuk Manchester City di Premier League dan Liga Champions. Kiper internasional Italia tersebut diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia, sehingga tidak mengherankan jika Trafford lebih sering berperan sebagai cadangan.

Talenta Muda yang Berpotensi

Kiper berusia 23 tahun ini memiliki potensi yang sangat besar. Ia telah menunjukkan kualitasnya sebelumnya saat bermain untuk Burnley di Championship, dan banyak yang percaya bahwa ia memiliki kemampuan untuk bersinar di Premier League. Menanggapi tantangan yang dihadapinya di musim pertamanya bersama Manchester City, Trafford mengakui bahwa perjalanan tersebut tidaklah mudah.

Pembelajaran Berharga dari Pengalaman

Trafford mengungkapkan bahwa meskipun musim lalu sangat menantang, ia merasa telah mendapatkan banyak pelajaran berharga yang bermanfaat bagi perkembangan kariernya sebagai penjaga gawang muda. "Musim lalu jelas sangat menantang, tetapi jika dilihat ke belakang, saya telah belajar banyak, saya telah berkembang pesat. Saya pikir saya telah memiliki banyak pengalaman hingga saat ini dalam karier saya, tetapi ini adalah pengalaman baru bagi saya dalam segala hal. Jelas sangat sulit," katanya kepada Sky Sports.

Ia melanjutkan, "Beberapa hari memang lebih sulit daripada hari lainnya, tetapi satu hal yang ingin saya terus lakukan adalah terus meraih kemenangan setiap hari dan terus meningkatkan kemampuan setiap harinya, dan karena saya terus melakukan itu, saya berhasil menyelesaikan musim ini dengan berperan dalam memenangkan dua trofi. Ini adalah musim yang sangat menantang, tetapi saya banyak belajar untuk diri saya sendiri dan untuk melangkah maju dalam karier saya."