Pemusatan latihan Timnas Indonesia yang berlangsung di Bali menjelang ASEAN Championship 2026 berjalan sesuai rencana. Namun, pelatih John Herdman mengungkapkan satu kekecewaan yang mendalam, yaitu kesulitan dalam memperoleh izin dari klub-klub luar negeri untuk melepaskan pemain mereka.
Herdman menyatakan bahwa kendala utama yang dihadapi selama pemusatan latihan adalah banyaknya klub luar negeri yang menolak untuk melepas pemain demi memperkuat Skuad Garuda. Meskipun program latihan yang dimulai pada 5 Juli 2026 berjalan dengan baik, ia merasa sangat disayangkan bahwa banyak pemain yang tidak dapat bergabung.
Evaluasi Pemain dan Pemanggilan
Pemusatan latihan ini diikuti oleh 50 pemain yang dibagi menjadi dua gelombang. Setelah menyelesaikan fase pertama, Herdman akan melakukan evaluasi untuk menentukan 23 pemain yang akan didaftarkan dalam ASEAN Championship 2026. Sebagian besar pemain yang dipanggil berasal dari klub Super League Indonesia, mengingat ASEAN Championship tidak terdaftar dalam kalender resmi FIFA, sehingga klub luar negeri tidak memiliki kewajiban untuk melepaskan pemain.
Meskipun demikian, Herdman tetap menghargai beberapa pemain yang berhasil bergabung dari luar negeri. Dalam daftar pemanggilan, terdapat nama-nama seperti Justin Hubner, Mathew Baker, Marselino Ferdinan, Mitchell Baker, dan Tim Geypens yang kini berstatus tanpa klub sehingga dapat mengikuti pemusatan latihan.
Kekecewaan atas Ketidakhadiran Pemain
Namun, tidak semua pemain yang diharapkan dapat hadir. Herdman menyatakan kekecewaannya karena sejumlah klub memilih untuk mempertahankan pemain mereka meskipun kompetisi masih dalam tahap pramusim. "Mungkin ada juga beberapa pemain yang saat ini sedang mencari klub dan ikut ambil bagian. Namun mayoritas berasal dari Super League. Bahkan beberapa klub luar negeri tidak bersedia melepas pemain mereka. Saya sedikit kecewa karena mereka sebenarnya masih berada dalam masa pramusim," ujarnya.
Salah satu pemain yang paling disayangkan tidak dapat bergabung adalah Luke Vickery, yang tengah menjalani proses naturalisasi dan sebelumnya diproyeksikan untuk menjadi bagian dari skuad Indonesia. Namun, klub asal Australia, Macarthur FC, memutuskan untuk tidak memberikan izin, sehingga Luke tidak dapat menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia pada turnamen tersebut. "Ini merupakan kesempatan besar bagi pemain seperti Luke Vickery. Turnamen ini bisa menjadi ajang yang sangat baik untuknya, tetapi sayangnya klubnya tidak mengizinkan dia bergabung," tambah Herdman.
Meski kehilangan beberapa opsi pemain, John Herdman tetap optimis terhadap kualitas pemain yang ada. Ia percaya bahwa kompetisi Super League menyediakan cukup banyak pemain yang mampu bersaing untuk mendapatkan tempat di skuad utama. Timnas Indonesia sendiri tergabung di Grup A ASEAN Championship 2026 bersama Vietnam, Kamboja, Timor Leste, dan Singapura. Turnamen ini akan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 dan menjadi bagian penting dari persiapan Garuda menuju target yang lebih besar, termasuk Piala Asia 2027.