Jakarta - Tiga kapal yang bersandar di Dermaga Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara mengalami kebakaran yang menghanguskan seluruh bagian kapal. Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kawasan Sunda Kelapa telah memulai penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.
"Kami masih dalam penyelidikan," ungkap Kanit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa, AKP Ery Suroto, di Jakarta. Penyelidikan ini bertujuan untuk menentukan apakah ada indikasi tindak pidana terkait kebakaran yang terjadi.
Proses Penyelidikan yang Terhambat
AKP Ery Suroto menjelaskan bahwa tim Reskrim belum dapat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di dalam kapal-kapal tersebut karena suhu kapal yang masih panas akibat kebakaran. Petugas akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut setelah kondisi kapal mulai dingin.
Tim penyidik juga telah mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. "Untuk sementara kami belum bisa olah TKP karena masih panas pasca kebakaran," tambahnya.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Sebelumnya, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menduga bahwa kebakaran yang melanda tiga kapal tersebut disebabkan oleh korsleting listrik saat proses perbaikan kapal. "Informasi dari saksi kebakaran dipicu korsleting listrik saat perbaikan kapal," jelas Kasiops Gulkarmat, Gatot Sulaeman, di Jakarta.
Saksi-saksi di lokasi melaporkan bahwa mereka melihat asap tebal muncul dari kapal yang sedang dalam proses perbaikan. Upaya untuk meminta bantuan dari warga sekitar dilakukan, namun api dengan cepat membesar, sehingga mereka segera menghubungi pemadam kebakaran untuk mendapatkan bantuan.