Juventus kini menambah kekuatan timnya dengan kedatangan Kerim Alajbegovic, seorang talenta muda yang resmi bergabung dari RB Salzburg. Proses transfer ini menghabiskan biaya sebesar €35 juta, termasuk bonus, dan menempatkan Alajbegovic di lini serang Bianconeri bersama pemain-pemain seperti Randal Kolo Muani, Kenan Yildiz, Francisco Conceicao, dan Jeremie Boga.
Pendapat Pjanic tentang Alajbegovic
Miralem Pjanic, mantan gelandang Juventus yang juga berasal dari Bosnia, memberikan pandangannya mengenai Alajbegovic. Ia menyebutkan bahwa kehadiran Luciano Spalletti sebagai pelatih merupakan sebuah keberuntungan bagi pemain muda tersebut. Pjanic meyakini bahwa Spalletti, yang ia anggap luar biasa, memiliki kemampuan untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki Alajbegovic.
Alajbegovic sebelumnya menarik perhatian banyak klub besar Eropa, namun ia memilih untuk melanjutkan kariernya di Serie A, langkah yang mirip dengan yang diambil Pjanic pada tahun 2016. Pjanic menambahkan bahwa keputusan Alajbegovic untuk bergabung dengan Juventus didorong oleh kematangan dirinya serta dukungan kuat dari keluarganya.
Harapan dan Nasihat untuk Alajbegovic
Pjanic juga mengungkapkan bahwa ia pertama kali melihat bakat Alajbegovic saat bermain untuk tim nasional Bosnia, sebelum ia tampil di RB Salzburg. Juventus mengeluarkan investasi sebesar €35 juta untuk mendatangkan Alajbegovic, jumlah yang hampir setara dengan biaya yang dikeluarkan untuk Paulo Dybala pada tahun 2015. Pjanic berharap Alajbegovic dapat mengikuti jejak sukses Dybala dengan tetap rendah hati dan fokus pada perkembangan di lapangan.
Dalam memberikan nasihat, Pjanic mengingatkan Alajbegovic untuk selalu siap, mendengarkan arahan dari Spalletti, dan menikmati proses bermain tanpa tekanan yang berlebihan. Ia menekankan pentingnya bagi Kerim untuk mengenal baik rekan satu timnya dan belajar bahasa Italia dengan cepat.
Alajbegovic dikenal sebagai pemain ofensif yang mampu beradaptasi dengan berbagai posisi di lini serang. Pjanic yakin bahwa di bawah bimbingan Spalletti, Alajbegovic akan menemukan posisi terbaiknya, baik sebagai gelandang serang maupun sayap. Kombinasi antara Alajbegovic dan Kenan Yildiz diprediksi akan berjalan dengan baik karena keduanya memiliki kualitas yang saling melengkapi.
Dengan Spalletti sebagai pelatih, Pjanic percaya bahwa Alajbegovic akan mendapatkan bimbingan yang tepat untuk meraih kesuksesan besar bersama Juventus.