BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 06:11 WIB
Berita Terkini Sabtu, 01 Agt 2026 07:59 WIB

Kejadian Mengejutkan di Balik Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya

01 Agt 2026, 07:59 WIB 60x dibaca 3 menit baca news.detik.com news.detik.com
G
Galih Lingga Pradipta 60x dibaca · 3 menit baca
Foto: Atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay (Dok IG @jesswijgolf)
Foto: Atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay (Dok IG @jesswijgolf)

Jakarta - Kasus hilangnya atlet golf berusia 34 tahun, Jesslyn Wijaya, yang sempat dikabarkan diculik di Jakarta Pusat, akhirnya mendapatkan kejelasan. Ternyata, Jesslyn dibawa oleh orang yang disuruh oleh ibunya sendiri. Peristiwa ini terjadi pada Senin malam, 13 Juli 2026, saat Jesslyn seharusnya menghadiri perayaan ulang tahun neneknya di sebuah restoran.

Pelaporan mengenai dugaan penculikan ini dilakukan oleh seorang teman Jesslyn yang dikenal dengan inisial NA. Namun, NA kemudian mencabut laporan tersebut setelah diketahui bahwa Jesslyn berada di Semarang, Jawa Tengah, sebelum terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia pada Selasa, 14 Juli 2026.

Fakta di Balik Penculikan

Berdasarkan data penerbangan, Jesslyn berangkat ke Malaysia bersama ibunya dan tantenya. Sementara itu, calon suami Jesslyn, Evan, mulai merasakan adanya kejanggalan terkait laporan penculikan ini. Evan mengantar Jesslyn ke restoran untuk memberikan kue ulang tahun, namun setelah itu, Jesslyn tidak dapat dihubungi.

Hasil penyelidikan terbaru mengungkapkan bahwa orang-orang yang membawa Jesslyn dari restoran adalah suruhan ibunya. "Ada orang-orang yang disuruh oleh ibunya, ibunya Jesslyn yang suruh," ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, kepada wartawan di Polda Metro Jaya.

Motif di Balik Tindakan Ibu Jesslyn

Polisi menduga bahwa tindakan tersebut berkaitan dengan ketidaksetujuan sang ibu terhadap hubungan Jesslyn dengan kekasihnya. "Kemungkinan adalah ketidaksetujuan dari orang tua Jesslyn terhadap Jesslyn yang melakukan komunikasi atau berhubungan dengan pacar atau kawan-kawannya," jelas Roby.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan apakah kepergian Jesslyn bersifat sukarela atau ada indikasi penculikan. Mereka berusaha untuk berkomunikasi langsung dengan Jesslyn untuk mendapatkan klarifikasi mengenai situasi tersebut.

Di malam Jesslyn dilaporkan hilang, Evan masih berkomunikasi dengan Jesslyn hingga sekitar pukul 21.30 WIB, sebelum akhirnya ia tidak dapat menghubunginya. Saat mencari informasi di restoran, Evan menemukan kue ulang tahun yang dibeli Jesslyn dan mendengar dari saksi bahwa Jesslyn diculik oleh orang tak dikenal.

Menurut kuasa hukum Evan, Andi Darti, saksi-saksi menyebutkan bahwa Jesslyn diikat matanya dan dibekap sebelum dimasukkan ke dalam mobil. Evan berusaha melacak keberadaan Jesslyn melalui telepon dan meminta bantuan teman untuk mengetahui posisi ponselnya, yang terakhir terdeteksi di rumah orang tuanya di Ancol.

Polres Metro Jakarta Pusat sebelumnya telah meminta keterangan dari Evan mengenai hilangnya Jesslyn, dan saat ini Evan fokus untuk memastikan keselamatan Jesslyn. "Kemarin calon suami Jesslyn didengarkan keterangannya di Polres. Dan Evan selaku calon suami saat ini fokus untuk memastikan keberadaan dan keselamatan Jesslyn," kata kuasa hukum Evan.

Polisi juga mengungkapkan bahwa Jesslyn terbang ke Kuala Lumpur sehari setelah dilaporkan hilang. "Tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur berdasarkan manifes yang kami terima bersama dengan dua orang lainnya yang diketahui ada hubungan keluarga dengan Jesslyn," tambah Roby.

Hasil penyelidikan di lokasi kejadian menunjukkan bahwa tidak ada rekaman CCTV yang dapat membantu mengungkap lebih lanjut mengenai kejadian tersebut.