Jakarta - Seorang pria bernama Sutrimo ditemukan tidak bernyawa di depan Klinik Mordent yang berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 23 Juli, dan menjadi perhatian masyarakat setempat.
Kesaksian Saksi di Lokasi Kejadian
Saksi bernama Deni, seorang tukang parkir berusia 45 tahun, menceritakan saat ia melihat Sutrimo tergeletak di lokasi. "Ada, telentang, saya lihat telentang," ungkap Deni saat berada di sekitar lokasi pada hari Senin, 27 Juli 2026. Deni menjelaskan bahwa ia hanya melihat Sutrimo dari jarak jauh dan tidak mengetahui kondisi lebih dekat.
Dia menambahkan, "Berbusa dari hidung aja apa dari mulut kali, ya, nggak tahu, soalnya (lihat) dari jauh." Setelah beberapa saat, sejumlah orang mendekati Sutrimo dan ia menyebutkan bahwa korban kemudian dibawa menggunakan ambulans.
Kondisi Klinik dan Identitas Korban
Deni juga menjelaskan bahwa Klinik Mordent telah tutup lebih dari setahun. "Setahun lebihlah, yang udah seingat tahu ini tutup," katanya. Ia mengaku sering mengatur kendaraan di sekitar klinik tersebut. Meskipun sering berada di lokasi, Deni mengaku tidak mengenal Sutrimo. "Nggak kenal sama sekali," ujarnya.
Menurut keterangan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Sutrimo ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring, di mana ia dinyatakan telah meninggal dunia. "Polda Metro Jaya menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya Saudara Sutrimo. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," kata Budi pada Minggu, 26 Juli.
Berdasarkan informasi yang beredar, Sutrimo ditemukan dengan kondisi mulut berbusa dan diduga merupakan kepala rumah tangga mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap lebih lanjut mengenai sosok korban.
"Masih didalami," tambah Kombes Budi Hermanto.