BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 06:10 WIB
Berita Terkini Minggu, 12 Jul 2026 18:20 WIB

Menteri Koperasi Mengunjungi Kediaman Bung Hatta untuk Melanjutkan Warisan Koperasi

12 Jul 2026, 18:20 WIB 91x dibaca 3 menit baca news.detik.com news.detik.com
G
Galih Lingga Pradipta 91x dibaca · 3 menit baca
Foto: Kemenkop
Foto: Kemenkop

Jakarta - Menteri Koperasi Ferry Juliantono bersama Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah melakukan kunjungan ke kediaman Bung Hatta yang terletak di Jalan Diponegoro No. 57, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Minggu (12/7). Kunjungan ini dimaksudkan sebagai penghormatan dan apresiasi kepada Bung Hatta serta keluarganya, yang memiliki peran penting dalam meletakkan dasar-dasar nilai koperasi yang masih dianut hingga saat ini.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) yang ke-79, yang diperingati pada 12 Juli 2026. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Koperasi dan Wakil Menteri disambut oleh anak-anak Bung Hatta, yaitu Meutia Hatta, Prof. Sri Edi Swasono (suami Meutia), Gemala Hatta, dan Halida Hatta, serta akademisi Rocky Gerung.

Pentingnya Mengingat Jasa Bung Hatta

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa kunjungan ini bukan hanya sekadar silaturahmi, melainkan juga sebagai pengingat akan jasa, teladan, dan cita-cita besar Bung Hatta untuk menjadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang perlu terus dikembangkan di tengah berbagai tantangan dan kapitalisme. "Sesuai dengan keinginan Presiden Pak Prabowo Subianto, sekarang kita diminta untuk mengembalikan lagi arah sistem dan praktik ekonomi kita untuk tidak tergeser menjadi ideologinya ekonomi liberal kapitalistik namun kembali kepada ideologinya undang-undang dasar 45 khususnya di pasal 33 yaitu koperasi," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Menteri Koperasi juga memastikan bahwa Kementerian Koperasi, Dewan Koperasi Nasional, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya berkolaborasi untuk mewujudkan cita-cita Bung Hatta agar koperasi dapat tumbuh dan berkembang sebagai Soko Guru Ekonomi nasional. Salah satu program yang diperjuangkan adalah Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Momentum Peringatan Harkopnas

Lebih lanjut, Menteri Koperasi menambahkan bahwa Peringatan Harkopnas Ke-79 dapat menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat di seluruh Indonesia bahwa koperasi adalah satu-satunya sistem perekonomian yang sesuai dengan ideologi Pancasila dan UUD 45. "Memang ini tugas yang tidak ringan, tapi kami di Kementerian Koperasi bersama dengan seluruh gerakan Koperasi akan menjadi garda terdepan untuk kembali menegakkan ideologi ekonomi," katanya.

Untuk memastikan Gerakan Koperasi berjalan dengan baik, termasuk program KDKMP, Menteri Koperasi berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk keluarga Bung Hatta. "Kami tahu persis bahwa semua ini membutuhkan dukungan dari semua pihak dan kemampuan untuk menerjemahkan pikiran yang besar (Bung Hatta) agar terimplementasi secara baik secara teknokratis," ucapnya.

Meutia Hatta juga mengapresiasi kunjungan Menteri Koperasi dan Wakil Menteri Koperasi ke rumah Bung Hatta. Ia menyatakan bahwa kehadiran tersebut menunjukkan bahwa pemerintah, khususnya Kementerian Koperasi, tetap menjadikan Bung Hatta sebagai sosok utama dalam upaya memajukan koperasi di Indonesia. "Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri yang sudah dua kali ke sini dalam jabatan yang berbeda. Mudah-mudahan perjalanan koperasi dari dulu banyak pantangan pada akhirnya dapat menguntungkan rakyat," ungkap Meutia.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap program KDKMP yang saat ini sedang dipercepat dalam pembangunan dan operasionalisasinya, serta meyakini bahwa pemikiran dasar perkoperasian yang digagas Bung Hatta masih sangat relevan untuk diterapkan saat ini.

Prof. Sri Edi Swasono turut memberikan apresiasi terhadap upaya Kementerian Koperasi yang konsisten dalam mempopulerkan koperasi di masyarakat. Ia menyoroti acara Fun Run dan Car Free Day yang akan diadakan pekan depan sebagai bagian dari rangkaian Harkopnas Ke-79. Menurutnya, strategi untuk membumikan kembali koperasi melalui kegiatan yang menarik perhatian publik adalah langkah yang patut didorong.

"Kami merasa terhormat Bapak Menteri (Ferry Juliantono) datang ke sini, karena belum ada Menteri Koperasi yang ke sini sebelumnya. Kemudian rencana acara Fun Run hebat itu, orang kita itu suka jalan sehat sambil bisa dikenalkan dan dipopulerkan lagi soal koperasi," katanya.