Luka Modric, pemain tengah asal Kroasia, kini berada di penghujung kontraknya dengan AC Milan. Meskipun ada beberapa laporan yang mengaitkan dirinya dengan kemungkinan kembali ke Real Madrid pada musim panas ini, Modric membantah adanya diskusi dengan Jose Mourinho mengenai reuni di Santiago Bernabeu.
Pada usia 40 tahun, Modric masih menunjukkan performa impresif di lapangan. Terbaru, ia mencatatkan rekor sebagai pemain tertua yang memberikan assist di Piala Dunia, saat membantu gol kemenangan Nikola Vlasic dari Torino dalam pertandingan melawan Ghana yang berakhir dengan skor 2-1 di Grup L. Kemenangan ini memastikan Kroasia melaju ke babak 32 besar, di mana mereka akan berhadapan dengan timnas Portugal yang diperkuat oleh Rafael Leao dan Francisco Conceicao.
Masa Depan yang Tidak Pasti di Klub
Namun, masa depan Modric di level klub tampaknya tidak menentu. Setelah bergabung dengan AC Milan musim lalu dengan kontrak satu tahun dan opsi perpanjangan, beberapa tanda yang ditunjukkannya mengindikasikan bahwa petualangannya di San Siro mungkin akan segera berakhir. Meskipun banyak klub di seluruh dunia tertarik untuk merekrutnya jika ia tersedia, ada kemungkinan besar Modric akan memilih untuk pensiun setelah Piala Dunia 2026, di tengah spekulasi mengenai kemungkinan kembali ke Madrid dalam kapasitas sebagai pelatih atau direktur.
Pernyataan Tegas Modric
Meski rumor mengenai kepulangannya ke Madrid beredar luas, Modric dengan tegas menyatakan bahwa ia belum pernah melakukan pembicaraan dengan Mourinho mengenai hal tersebut. "Saya tahu karier saya semakin mendekati akhir," ungkapnya dalam wawancara setelah pertandingan melawan Ghana. Ketika ditanya tentang hubungannya dengan Mourinho dan penunjukan Mourinho sebagai pelatih Real Madrid, Modric menjelaskan, "Dia belum menghubungi saya. Saya berharap yang terbaik untuknya, dia adalah pelatih spesial, salah satu yang terbaik. Saya memiliki banyak kasih sayang untuknya."