BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 06:10 WIB
Berita Terkini Minggu, 02 Agt 2026 14:19 WIB

Pagar Tinggi di Mal Kota Kasablanka Dibongkar Setelah Sorotan Gubernur DKI Jakarta

02 Agt 2026, 14:19 WIB 59x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
K
Komang Yoga 59x dibaca · 2 menit baca
Foto: Pagar di Kokas telah dibongkar (Taufiq/detikcom)
Foto: Pagar di Kokas telah dibongkar (Taufiq/detikcom)

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah memberikan perhatian khusus terhadap pemasangan pagar tinggi di beberapa mal di Jakarta. Pagar yang sebelumnya dipasang di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, kini telah dibongkar.

Menurut pantauan di lokasi pada Minggu (2/8/2026), pagar besi yang menghalangi akses di depan mal tersebut sudah tidak ada lagi, dan area tersebut telah kembali seperti semula. Hanya tersisa bekas fondasi tiang pagar yang dapat dilihat. Aktivitas pengunjung di mal berlangsung normal tanpa adanya hambatan.

Pernyataan dari Pendiri Pakuwon Group

Sebelumnya, Alexander Tedja, Pendiri Pakuwon Group, juga telah mengonfirmasi bahwa pagar yang terpasang di Kokas akan segera dihapus. Ia menjelaskan bahwa keputusan untuk memasang pagar tersebut diambil oleh manajemen lokal tanpa adanya instruksi dari pemegang saham atau kantor pusat. "Itu kebijakan manajemen lokal dan akan segera dibongkar," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Minggu (2/8).

Pramono Anung Soroti Pemasangan Pagar

Pramono Anung sebelumnya menegaskan bahwa pemasangan pagar-pagar tinggi di beberapa mal di Ibu Kota dapat memberikan kesan bahwa Jakarta tidak aman. Ia menyatakan, "Saya mengikuti dengan saksama adanya pemasangan di beberapa tempat pagar-pagar yang kemudian menjadi sangat tinggi sekali. Secara pribadi, sebagai Gubernur Jakarta, tentunya saya tetap berkeinginan, apa pun, Jakarta itu aman, nyaman."

Lebih lanjut, Pramono menekankan bahwa para pelaku usaha, pengelola mal, dan pemilik properti tidak perlu memasang pagar secara berlebihan, karena hal tersebut dapat menimbulkan persepsi negatif tentang keamanan Jakarta. "Saya akan segera mengoordinasikan untuk menertibkan itu," tegasnya.

Pramono juga menambahkan pentingnya menjaga citra Jakarta agar tidak terlihat tidak aman. "Jangan sampai kemudian ini menjadi image bahwa Jakarta sedang tidak baik-baik saja. Padahal menurut saya, sebagai Gubernur Jakarta, dan saya melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan aparat penegak hukum di berbagai sektor, saya meyakini bahwa Jakarta aman-aman saja," ujarnya.