Kekalahan Persib di final Piala Presiden 2026 tidak membuat tim ini terpuruk. Pelatih Igor Tolic menganggap hasil tersebut sebagai pelajaran berharga untuk mengevaluasi kelemahan yang ada dalam timnya. Dia menekankan pentingnya melihat Piala Presiden sebagai ajang pramusim yang lebih berfokus pada simulasi pertandingan dan pengujian kemampuan pemain sebelum memasuki kompetisi resmi.
Dengan waktu sekitar tiga pekan tersisa sebelum pertandingan resmi perdana yang dijadwalkan pada 31 Agustus 2026 melawan Manila Digger dalam play off AFC Champions League Two 2026/2027, Tolic optimis timnya dapat melakukan perbaikan. "Saya berharap kami dapat mempersiapkan diri untuk liga dan kualifikasi Liga Champions serta apa pun yang ada di depan. Para pemain sudah terus bermain seperti ini," ujarnya saat diwawancarai di Bali pada Kamis (6/8).
Evaluasi Performa Pemain
Selama turnamen Piala Presiden, Persib telah menjalani lima pertandingan, di mana empat di antaranya berhasil dimenangkan. Igor Tolic mencatat bahwa performa pemainnya bervariasi ketika diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan. Dia memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim di lapangan, mengingat mereka berjuang meskipun jeda antar pertandingan yang sangat singkat dan menguras stamina.
"Beberapa dari kami bermain sangat baik, beberapa mungkin tidak begitu baik, tapi pada akhirnya anda tidak bisa meragukan motivasi mereka tentang cara bermain, bagaimana ketika mereka turun ke lapangan, dan keinginan untuk menang," tambahnya. Meskipun tim mengalami kelelahan, Persib tetap berjuang keras di partai final, bahkan ketika harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Mariano Peralta menerima kartu merah, dan pertandingan berakhir melalui drama adu penalti.
Menjaga Mentalitas Menang
Igor Tolic menegaskan pentingnya mentalitas menang yang dijaga hingga akhir pertandingan. "Kami menjaga mentalitas menang hingga akhir. Tapi adu penalti adalah lotre. Meski kami tertinggal 0-1 di hari ini, kami bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1, bahkan dengan satu pemain berkurang kami tetap berjuang," ungkapnya. Dengan semangat juang yang tinggi, Persib menunjukkan dedikasi untuk meraih kemenangan meskipun dalam kondisi yang sulit.