Barcelona menjalani pertandingan persahabatan pramusim resmi pertama mereka melawan Birmingham City, di mana manajer Hansi Flick menurunkan skuad yang mayoritas terdiri dari pemain muda. Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Xavi Espart, yang ditugaskan sebagai bek kanan menggantikan Hector Fort.
Pemain berusia 19 tahun ini tampil tanpa kesalahan selama 62 menit di lapangan sebelum digantikan oleh Brian Farinas. Penampilannya yang meyakinkan dalam hasil imbang 2-2 melawan Birmingham menunjukkan bahwa ia mengambil langkah signifikan untuk memperkuat posisinya dalam rencana Hansi Flick, menurut laporan dari Mundo Deportivo.
Kepercayaan dari Manajer
Pemilihan Espart sejak awal pertandingan mencerminkan kepercayaan besar yang diberikan oleh Flick. Dia merespons dengan penampilan yang tenang dan menunjukkan kecerdasan taktis. Saat Barcelona membangun serangan dari belakang, ia bermain dengan sederhana, menghindari risiko yang tidak perlu, dan selalu mencari ruang untuk menyerang.
Dari segi pertahanan, Espart menunjukkan kemampuan beradaptasi yang baik menghadapi lawan yang menuntut fisik, sehingga jarang terlihat dalam posisi yang tidak nyaman. Kedewasaan yang ditunjukkannya sangat penting, mengingat bek sayap muda sering dinilai berdasarkan posisi dan keputusan yang diambil, sama pentingnya dengan kontribusi mereka dalam serangan.
Peran Ganda di Lapangan
Espart juga memberikan kontribusi yang lebih unik. Setelah berlatih sebagai gelandang, ia sering bergerak ke dalam dan berkolaborasi dengan Ebrima Tunkara. Peran ini memberikan gambaran tentang bagaimana Flick dapat memanfaatkan Espart di musim mendatang, serta menciptakan opsi umpan tambahan di tengah permainan.
Awalnya, Barcelona mengalami kesulitan dalam bertahan menghadapi tekanan tinggi dari Birmingham, namun pergerakan Xavi ke dalam lapangan membantu klub mengendalikan permainan dengan lebih baik.