BREAKING Rabu, 01 Jul 2026 07:06 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Selasa, 19 Mei 2026 16:15 WIB

Penguatan Wisata Medis di Bali Melalui Akreditasi JCI

19 Mei 2026, 16:15 WIB 23x dibaca 2 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
A
Almira Rara Susanti 23x dibaca · 2 menit baca
Foto: Siloam Bali
Foto: Siloam Bali

Bali, sebagai salah satu destinasi pariwisata global, semakin memerlukan layanan kesehatan yang memenuhi standar internasional. Meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara memicu kebutuhan akan fasilitas kesehatan yang dapat menjamin kualitas pelayanan dan keselamatan pasien dari berbagai negara.

Pada 28 Maret 2026, Siloam Hospitals Bali kembali menerima akreditasi dari Joint Commission International (JCI). Ini merupakan akreditasi ketiga yang diraih oleh rumah sakit tersebut, menjadikannya satu-satunya rumah sakit di Bali yang memiliki akreditasi JCI saat ini.

Proses Akreditasi JCI

Akreditasi JCI diberikan setelah melalui evaluasi menyeluruh yang mencakup berbagai aspek, seperti mutu layanan kesehatan, keselamatan pasien, tata kelola klinis, manajemen risiko, kompetensi tenaga medis, serta sistem informasi rumah sakit. Standar ini diakui secara global sebagai acuan untuk kualitas layanan kesehatan yang berfokus pada keselamatan pasien.

Bali, yang menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya, memerlukan fasilitas kesehatan berstandar internasional sebagai bagian dari ekosistem pariwisata. Hal ini penting untuk memastikan layanan medis yang memadai bagi wisatawan yang membutuhkan perawatan saat berada di Indonesia.

Komitmen Siloam Hospitals Bali

Dalam menghadapi tuntutan tersebut, Siloam Hospitals Bali berkomitmen untuk meningkatkan standar layanan guna memenuhi kebutuhan baik wisatawan internasional maupun masyarakat lokal. Direktur Siloam Hospitals Bali, Ni Gusti Ayu Putri Mayuni, menyatakan bahwa akreditasi JCI mencerminkan dedikasi dan kerja keras tim rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas. “Kami akan terus menyediakan standar pelayanan kesehatan internasional bagi seluruh pasien, baik warga lokal maupun tamu internasional yang mempercayakan kesehatan mereka kepada kami. Pencapaian ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari standar yang lebih tinggi lagi yang ingin kami capai demi kesehatan masyarakat Bali dan Indonesia,” ungkap Ni Gusti Ayu.

Standar layanan kesehatan internasional juga berkontribusi pada pengembangan wisata medis. Pasien dari berbagai negara kini lebih memperhatikan kualitas layanan, keamanan prosedur medis, dan efisiensi biaya saat memilih tempat perawatan kesehatan. Dengan adanya rumah sakit yang memiliki akreditasi global, peluang untuk memperkuat ekosistem pariwisata medis nasional semakin terbuka, sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan daya saing layanan kesehatan Indonesia di tingkat regional.

JCI adalah divisi internasional dari The Joint Commission, sebuah organisasi akreditasi layanan kesehatan nirlaba yang didirikan di Amerika Serikat pada tahun 1951. Lembaga ini telah mengakreditasi lebih dari 1.000 organisasi layanan kesehatan di lebih dari 60 negara dan diakui sebagai salah satu tolok ukur global dalam standar mutu serta keselamatan pelayanan medis.

Peningkatan standar layanan kesehatan di destinasi wisata diperkirakan akan menjadi faktor strategis dalam menjaga kepercayaan wisatawan serta memperkuat integrasi antara sektor kesehatan dan industri pariwisata di Indonesia.