Di tengah anjuran untuk menyikat gigi dua kali sehari dan menggunakan benang gigi, sering kali kita melupakan satu aspek penting dalam menjaga kebersihan mulut, yaitu membersihkan lidah. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang seberapa pentingnya menyikat lidah dalam rutinitas kebersihan mulut kita.
Lidah memiliki permukaan yang dipenuhi tonjolan kecil yang disebut papila, yang dapat menjadi tempat penumpukan sisa makanan, sel-sel mati, dan bakteri. Jika tidak dibersihkan, penumpukan ini bisa menyebabkan bau mulut serta berbagai masalah kesehatan lainnya. Oleh karena itu, membersihkan lidah menjadi langkah penting untuk menjaga kebersihan mulut, di samping menyikat gigi dan berkumur.
Manfaat Menyikat Lidah
Salah satu manfaat utama dari menyikat lidah adalah membantu menjaga napas tetap segar. Proses pembersihan ini berfungsi untuk mengurangi jumlah bakteri yang menghasilkan senyawa sulfur, yang merupakan penyebab utama bau mulut. Selain itu, permukaan lidah yang bersih akan memberikan rasa segar di rongga mulut, karena lapisan putih atau kekuningan yang terdiri dari bakteri dan sisa makanan dapat dihilangkan.
Menurut informasi dari National Dental Centre Singapore, lidah memiliki area yang luas dengan banyak papila, sehingga menjadi tempat berkumpulnya bakteri. Dengan demikian, membersihkan lidah menggunakan sikat gigi atau alat pembersih lidah dapat membantu mengurangi jumlah bakteri yang menempel. Dokter gigi Leroy Kiang juga menambahkan bahwa penumpukan kotoran dan sisa makanan di lidah dapat mengganggu indera perasa, yang berpotensi memengaruhi kemampuan seseorang dalam merasakan rasa makanan.
"Beberapa penelitian menunjukkan bahwa membersihkan lidah dua kali sehari dapat meningkatkan persepsi rasa seseorang, terutama rasa pahit dan asin," ungkapnya.
Langkah-Langkah Menyikat Lidah yang Benar
Meskipun menyikat lidah bisa terasa tidak nyaman bagi sebagian orang, terutama ketika alat pembersih lidah menyentuh bagian belakang lidah, hal ini adalah respons normal. Sensasi tersebut biasanya akan berkurang seiring dengan terbiasanya melakukan aktivitas ini. Membersihkan lidah sebenarnya cukup mudah dan tidak selalu memerlukan alat khusus.
Menurut Gross Dentistas Dental Clinic, menggunakan bagian belakang sikat gigi yang bergerigi sudah cukup efektif, meskipun alat pembersih lidah bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Proses pembersihan dapat dimulai dengan berkumur untuk menghilangkan sisa makanan yang menempel di mulut. Selanjutnya, letakkan sikat atau alat pembersih lidah dari bagian belakang lidah dan gosok perlahan ke arah depan. Ulangi beberapa kali hingga permukaan lidah terasa bersih, dan jangan lupa untuk membersihkan sisi kanan dan kiri lidah yang juga dapat menjadi tempat penumpukan bakteri.
Penting untuk diingat untuk tidak menggosok terlalu keras agar tidak menyebabkan iritasi pada jaringan lidah. Idealnya, pembersihan lidah dilakukan dua kali sehari bersamaan dengan rutinitas menyikat gigi di pagi dan malam hari. Dengan kebiasaan sederhana ini, kebersihan rongga mulut dapat terjaga dengan baik, napas terasa lebih segar, dan penumpukan bakteri di lidah dapat diminimalisir.