Jakarta - Penutupan Jalan Abdul Muis di sekitar gedung Bapenda DKI Jakarta, yang terletak di Gambir, Jakarta Pusat, masih berlangsung akibat kebakaran yang terjadi. Polisi menerapkan rekayasa lalu lintas di area tersebut untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.
"Betul, sampai saat ini untuk jalur Abdul Muis ini masih kami tutup. Kami juga mohon maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan yang menggunakan jalur ini," ungkap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, saat berada di lokasi kejadian pada Sabtu (8/8/2026). Penutupan jalan ini akan terus dilakukan hingga proses pemadaman kebakaran selesai.
Proses Pemadaman Kebakaran
Petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan di gedung Bapenda DKI setelah terjadinya kebakaran hebat. "Mengingat dari Harmoni maupun dari Budi Kemuliaan, saat ini masih ditutup untuk pendinginan dan memastikan pemadaman terhadap gedung Bapenda ini," jelas Reynold. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak mendekat dan memberikan ruang bagi petugas pemadam kebakaran dalam menjalankan tugas mereka dengan optimal.
Kronologi Kebakaran
Kepala Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran pada Jumat (7/8) sekitar pukul 21.30. Lokasi kebakaran berhasil didinginkan pada Sabtu pukul 01.53 WIB dini hari. "Kami terima berita pukul 21.30 WIB sampai sekarang 01.53 WIB ya, Alhamdulillah sudah mulai pendinginan," kata Bayu di lokasi kejadian.
Bayu menjelaskan bahwa salah satu kendala dalam pemadaman adalah lokasi kebakaran yang terjadi di lantai tinggi, yaitu antara lantai 11 hingga 16. "Memang agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan. Jadi kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16," tambahnya.
Selain itu, Bayu menyebutkan bahwa terdapat satu korban selamat yang berhasil dievakuasi dari dalam gedung, yang diduga merupakan seorang pekerja. "Alhamdulillah kami berhasil meng-evakuate satu orang pekerja sepertinya, itu dari lantai 15," ujarnya.