Ekonomi

Peran Kecerdasan Buatan dalam Transformasi Ekonomi Digital Indonesia

Visa mengadakan forum tahunan di Bali yang mengumpulkan pemimpin industri perbankan dan pembayaran untuk membahas transformasi ekonomi digital di Indonesia, dengan fokus pada kecerdasan buatan.

S
Sabrina Aulia Rahma
12 May 2026 8 pembaca
Peran Kecerdasan Buatan dalam Transformasi Ekonomi Digital Indonesia
Foto: Dok Republika

Visa, sebagai perusahaan pembayaran digital global, menggelar forum tahunan bernama Visa Indonesia Client Forum di Bali, yang mempertemukan para pemimpin dari industri perbankan dan pembayaran di tanah air. Acara ini bertujuan untuk membahas perkembangan transformasi ekonomi digital Indonesia, yang semakin beralih ke perdagangan yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI).

Transformasi ini diperkirakan akan memengaruhi pola konsumsi masyarakat, sistem pembayaran, serta model bisnis di sektor jasa keuangan. Dalam forum tersebut, Visa menekankan bahwa peran AI kini tidak hanya terbatas pada mendukung pengambilan keputusan, tetapi juga mampu melakukan eksekusi transaksi secara otomatis. Di tingkat global, teknologi AI telah digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari pemesanan inventaris perusahaan hingga pengaturan perjalanan bisnis secara mandiri.

Integrasi Sistem Pembayaran dengan Aktivitas Konsumsi

Kondisi ini membuat sistem pembayaran semakin terhubung dengan aktivitas konsumsi dan transaksi yang dilakukan oleh masyarakat. Perubahan ini juga mendorong perbankan dan lembaga keuangan untuk bertransformasi dari sekadar pemroses transaksi menjadi mitra strategis dalam ekosistem ekonomi digital yang sedang berkembang.

Pentingnya Digitalisasi dalam Sistem Keuangan

Vira Widiyasari, Country Manager Visa Indonesia, menyatakan, “Indonesia saat ini berada pada fase penting dalam perjalanan digitalnya. Melalui forum ini, kami ingin mempertemukan para pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperkuat fondasi sistem keuangan Indonesia, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat digitalisasi.”

Vira menekankan bahwa penguatan sistem pembayaran digital yang aman, inklusif, dan efisien adalah kunci untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di tengah percepatan digitalisasi yang terjadi.

Artikel Terkait