BREAKING Minggu, 16 Agt 2026 13:28 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Selasa, 14 Jul 2026 18:30 WIB

Pertolongan Pertama untuk Cedera Mata Akibat Benturan Bola saat Berolahraga

14 Jul 2026, 18:30 WIB 92x dibaca 2 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
A
Almira Rara Susanti 92x dibaca · 2 menit baca
Ilustrasi. Meski terlihat sepele, benturan yang mengenai mata dapat menyebabkan cedera hingga gangguan penglihatan yang membutuhkan penanganan medis. (iStockphoto/Prostock-Studio)
Ilustrasi. Meski terlihat sepele, benturan yang mengenai mata dapat menyebabkan cedera hingga gangguan penglihatan yang membutuhkan penanganan medis. (iStockphoto/Prostock-Studio)

Benturan atau pantulan bola saat berolahraga, seperti dalam permainan pickleball, tenis, badminton, squash, dan futsal, seringkali tidak dapat dihindari. Meskipun terlihat sepele, cedera pada mata akibat benturan ini dapat menimbulkan masalah serius, mulai dari memar, perdarahan, hingga gangguan penglihatan yang memerlukan perhatian medis.

Mengapa Cedera Mata Berbahaya?

Menurut American Academy of Ophthalmology (AAO), bola berukuran kecil seperti bola tenis, squash, baseball, dan bola raket lainnya merupakan salah satu penyebab umum trauma mata saat berolahraga. Meskipun tampak ringan, kecepatan bola yang tinggi dapat merusak berbagai struktur mata. Cedera yang mungkin terjadi meliputi memar dan pembengkakan di sekitar mata, lecet pada kornea, perdarahan di bagian depan mata (hyphema), dislokasi lensa, robekan retina, hingga kehilangan penglihatan permanen. Sebuah studi berjudul A Practical Guide for Sports Eye menyebutkan bahwa olahraga dengan bola kecil yang bergerak cepat memiliki risiko tinggi untuk menyebabkan trauma tumpul pada mata. Benturan ini dapat merusak kornea, iris, lensa, retina, bahkan saraf optik. Yang menjadi perhatian, gejala cedera mata sering kali tidak langsung muncul.

Seseorang mungkin merasa baik-baik saja setelah mengalami benturan, tetapi kerusakan di dalam mata bisa baru muncul beberapa jam atau bahkan hari setelahnya.

Langkah Pertolongan Pertama

Jika mata terkena hantaman bola saat berolahraga, AAO merekomendasikan beberapa langkah pertolongan pertama sebagai berikut:

  1. Hentikan aktivitas: Segera berhenti bermain dan istirahatkan mata. Jangan memaksakan diri untuk melanjutkan pertandingan meskipun rasa sakit terasa ringan.
  2. Kompres dingin: Gunakan kompres dingin untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan. Tempelkan kompres dingin di sekitar mata selama 10-20 menit, tetapi hindari menekan bola mata secara langsung.
  3. Perhatikan perubahan penglihatan: Jika penglihatan mulai kabur, muncul bayangan, atau terasa ada yang mengganjal di mata, segera konsultasikan dengan dokter.

Hal yang Harus Dihindari

Ketika mengalami cedera mata, ada beberapa tindakan yang sebaiknya dihindari karena dapat memperburuk kondisi. Jangan menggosok mata, menekan bola mata, mencoba mengeluarkan benda yang menancap, atau menggunakan obat tetes mata tanpa anjuran dokter.

Cedera mata memerlukan perhatian medis segera jika disertai gejala tertentu. AAO merekomendasikan untuk segera pergi ke rumah sakit jika muncul tanda-tanda seperti penglihatan kabur atau menurun, melihat kilatan cahaya, muncul banyak bintik hitam (floaters), perdarahan pada mata, nyeri hebat, kesulitan membuka mata, bentuk pupil yang tidak normal, serta mual atau muntah setelah benturan. Gejala-gejala ini bisa menunjukkan adanya cedera yang lebih serius, seperti perdarahan dalam mata, lepasnya retina, atau peningkatan tekanan dalam bola mata. Dalam beberapa kasus, keterlambatan penanganan dapat mengancam penglihatan.