Jakarta - Polda Metro Jaya kembali menekankan mengenai situasi terkini di Jakarta. Mereka memastikan bahwa keamanan di ibu kota saat ini dalam keadaan aman dan terkendali. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, setelah mengikuti Apel Kebangsaan bertajuk 'Jaga Jakarta untuk Indonesia: Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur' yang berlangsung di Silang Selatan Monas pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026.
Budi Hermanto menjelaskan bahwa ada beberapa indikator yang menunjukkan bahwa Jakarta, serta Indonesia secara keseluruhan, saat ini masih dalam kondisi yang aman dan damai. "Kalau kita menyampaikan bahwa ada beberapa tolok ukur, Polri, Polda Metro Jaya, dan Kodam Jaya menyampaikan bahwa ada beberapa tolok ukur menyatakan bahwa Indonesia dan khususnya wilayah Jakarta per hari ini masih dalam kondisi aman, damai, dan dapat dikendalikan. Kenapa? Kita masih bisa berkumpul hari ini, pagi ini melaksanakan Apel Kebangsaan Jaga Jakarta," ungkapnya.
Kegiatan Masyarakat dan Ekonomi Berjalan Lancar
Budi Hermanto juga mengungkapkan bahwa aktivitas masyarakat dan perekonomian di Jakarta berlangsung dengan baik, yang menjadi indikator bahwa kota ini dalam keadaan aman. "Kegiatan ibadah masih berjalan sebagaimana mestinya, kegiatan perekonomian pusat perbelanjaan juga ramai, kegiatan dunia pendidikan berjalan, jalan-jalan, titik-titik simpul arteri juga terjadi kepadatan dan peningkatan arus lalu lintas. Artinya di situ kita bisa menyimpulkan bahwa Indonesia aman," tambahnya.
Kunjungan Kenegaraan Menjadi Indikator Keamanan
Dia juga menyoroti bahwa situasi keamanan Jakarta dapat dilihat dari banyaknya tamu dari negara lain yang berkunjung. Budi meyakini bahwa kunjungan para pemimpin negara sahabat ke Jakarta menunjukkan bahwa kondisi keamanan di kota ini terjaga. "Termasuk kunjungan Perdana Menteri Thailand, Perdana Menteri Singapura, dari Perdana Menteri India, Jerman, Belarus menyatakan bahwa Indonesia aman. Makanya pemerintah, pejabat luar negeri hadir di Indonesia khususnya di wilayah Jakarta," jelasnya.
Mengenai adanya informasi terkait aksi penyampaian pendapat yang mungkin akan terjadi dalam waktu dekat, Budi menyatakan bahwa hal tersebut merupakan hal yang wajar. Ia memastikan bahwa setiap aksi di muka umum akan mendapatkan pengamanan dari kepolisian agar dapat berjalan dengan kondusif. "Setiap hari Polda Metro Jaya mendapat informasi, mendapat pemberitahuan terkait tentang beberapa aksi penyampaian pendapat di muka publik. Begitu juga dengan beberapa kegiatan masyarakat. Jadi kegiatan ini kegiatan yang setiap hari ada, termasuk di hari ini. Jadi bukan terkait tentang penebalan (pengamanan)," tutupnya.