BREAKING Sabtu, 13 Jun 2026 23:09 WIB
Berita Terkini Minggu, 17 Mei 2026 06:46 WIB

Prabowo Tegaskan Stabilitas Ekonomi Meski Rupiah Melemah

17 Mei 2026, 06:46 WIB 13x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
N
Nadia Stevani Putri 13x dibaca · 2 menit baca
Prabowo Tegaskan Stabilitas Ekonomi Meski Rupiah Melemah
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. (dok. detikcom)

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rasa herannya terhadap reaksi panik dari beberapa pihak terkait dengan penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, pernyataan Prabowo tersebut merupakan upaya untuk menggambarkan bahwa Indonesia berada dalam kondisi yang baik. "Satu hal yang pasti bahwa Presiden Prabowo ingin pastikan bahwa kondisi Indonesia baik-baik saja meski rupiah melemah, tidak seperti yang dibayangkan sejumlah pihak kalau Indonesia tak baik-baik saja," jelas Adi kepada wartawan pada Minggu (17/5/2026).

Persepsi Masyarakat Terhadap Ekonomi

Adi menambahkan bahwa seringkali masyarakat memiliki pandangan yang keliru, di mana mereka hanya melihat melemahnya rupiah sebagai indikator bahwa ekonomi Indonesia tidak baik. "Tapi sepanjang kebutuhan dasar rakyat terpenuhi, dapur rakyat di bawah aman-aman saja seperti tak ada kenaikan harga tempe, telur, tahu, gas elpiji, daging, dan lain sebagainya, harga rupiah yang merosot itu tak perlu dikhawatirkan," ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dengan tidak menaikkan harga barang-barang kebutuhan. "Kuncinya, harga kebutuhan pokok hingga BBM tak naik, maka pelemahan rupiah dinilai tak berpengaruh kepada masyarakat," imbuh Adi.

Antisipasi Terhadap Penunggang Gelap

Adi mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap pihak-pihak yang mungkin memanfaatkan situasi melemahnya rupiah untuk kepentingan pribadi. "Yang perlu diantisipasi itu adanya 'penunggang gelap' yang bermain di tengah kondisi rupiah lemah dengan cara mencari untung sendiri, menaikkan komoditas rakyat. Jangan sampai ada pihak yang mancing di air keruh. Di negara ini kan banyak sekali orang yang suka menari di atas penderitaan orang lain," tambahnya.

Prabowo sebelumnya juga menyoroti isu nilai tukar rupiah yang terus melemah. Dalam sambutannya saat meresmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5), Prabowo menegaskan bahwa ekonomi Indonesia saat ini masih stabil. "Saya yakin sekarang ada yang selalu entah apa saya nggak mengerti ya, sebentar-sebentar Indonesia akan kolaps, akan chaos, akan apa... ya kan? Rupiah begini, dolar begini. Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok, ya kan?" ujarnya.

Prabowo menyatakan keheranannya terhadap narasi negatif yang beredar mengenai ketahanan ekonomi nasional. Ia menekankan bahwa meskipun banyak negara yang panik, Indonesia tetap berada dalam posisi yang aman. "Pangan-energi aman ya. Banyak negara panik, Indonesia masih oke. Kita banyak, banyak yang diberikan Yang Mahakuasa," tutupnya.