Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sedang mempercepat pembangunan Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung untuk meningkatkan konektivitas pada koridor utama Jalan Tol Trans Sumatera. Dua seksi prioritas, yaitu Seksi 1 Kramasan–Sungai Rengas dan Seksi 2 Sungai Rengas–Pangkalan Balai, ditargetkan selesai pada kuartal III 2026.
Menteri PU Dody Hanggodo menekankan bahwa proyek jalan tol ini sangat penting bagi mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di wilayah Sumatera. "Kami terus dukung pembangunan proyek ini agar selesai tepat waktu karena ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," ungkap Dody.
Detail Pembangunan Jalan Tol
Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung memiliki panjang total 111,69 km dan merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera. Ruas Kayuagung–Palembang sepanjang 37,62 km sudah beroperasi, sedangkan lanjutan menuju Betung sepanjang 69,19 km saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Pembangunan ruas Tol Palembang–Betung dibagi menjadi tiga seksi: Seksi 1 Kramasan–Sungai Rengas sepanjang 21,5 km, Seksi 2 Sungai Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 33 km, dan Seksi 3 Pangkalan Balai–Betung sepanjang 14,69 km.
Fokus percepatan saat ini berada pada Seksi 1 dan Seksi 2, yang akan meningkatkan konektivitas antara kawasan perkotaan Palembang dan wilayah utara Sumatera Selatan, serta mendukung kelancaran arus logistik antarprovinsi. Progres pembangunan menunjukkan hasil yang signifikan; pada Seksi 1, pembebasan lahan telah mencapai 95,43 persen dengan progres konstruksi sebesar 92,07 persen. Sementara itu, pada Seksi 2, progres pengadaan lahan mencapai 95,58 persen dan progres konstruksi sebesar 89,88 persen. Kedua seksi ini ditargetkan selesai konstruksi pada kuartal III 2026.
Progres Seksi 3 dan Investasi Proyek
Seksi 3 Pangkalan Balai–Betung mencatat progres pembebasan lahan sebesar 86,15 persen, dengan progres konstruksi mencapai 51,82 persen dan ditargetkan selesai pada awal 2027. Pembangunan jalan tol ini dilakukan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero). Pekerjaan konstruksi untuk Seksi 1 dan Seksi 2 dilaksanakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk, sedangkan Seksi 3 dikerjakan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur.
Secara keseluruhan, proyek Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung memiliki nilai investasi sekitar Rp 14,98 triliun dengan masa konsesi selama 50 tahun. Kehadiran tol ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Palembang ke Betung secara signifikan, dari sekitar tiga jam menjadi sekitar satu jam.