BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 05:09 WIB
Berita Terkini Rabu, 12 Agt 2026 09:28 WIB

Proses Ekshumasi Jenazah Sutrimo Dilakukan Pagi Ini di Banyumas

12 Agt 2026, 09:28 WIB 51x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
R
Reyhan Arifin 51x dibaca · 2 menit baca
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan proses ekshumasi jenazah Sutrimo dijadwalkan hari ini, Rabu (12/8/2026) pukul 10.00 WIB. (Foto: dok. Istimewa)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan proses ekshumasi jenazah Sutrimo dijadwalkan hari ini, Rabu (12/8/2026) pukul 10.00 WIB. (Foto: dok. Istimewa)

Banyumas - Polda Metro Jaya melaksanakan ekshumasi jenazah Sutrimo, seorang pria yang ditemukan tewas di depan Klinik Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Proses ekshumasi ini berlangsung di tempat pemakaman umum (TPU) pada pagi hari ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan, "(Ekshumasi) sesuai jadwal, Rabu 12 Agustus 2026 jam 10 pagi ini." Ekshumasi merupakan tindakan pembongkaran atau penggalian kembali makam untuk mengangkat jenazah yang telah dikubur. Tindakan ini dilakukan oleh pihak berwenang untuk kepentingan penegakan hukum dan keadilan, terutama untuk melakukan autopsi ulang guna menentukan penyebab kematian yang dianggap tidak wajar.

Kerja Sama dengan Pihak Terkait

Budi Hermanto menambahkan bahwa ekshumasi ini dilakukan dengan dukungan dari Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas. Proses ini dipimpin oleh Ketua PDFMI (Persatuan Dokter Forensik-Medikolegal Indonesia) Brigjen dr Hastry dan Prof dr Yudi. Dalam kegiatan ini, terdapat beberapa tahapan yang akan dilakukan oleh petugas medis, termasuk pemeriksaan jenazah.

"Tahapan: ekshumasi, pemeriksaan luar, pemeriksaan dalam," jelas Budi Hermanto.

Keluarga Memilih Tidak Hadir

Ekshumasi jenazah Sutrimo akan dilaksanakan di TPU di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, pada pagi ini. Pihak keluarga memutuskan untuk tidak menyaksikan proses pembongkaran makam Sutrimo secara langsung. Kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, menyatakan, "Saya juga seorang orang tua. Lihat anak jatuh kepleset aja kan kita gemeter. Apalagi posisi kayak gini, pasti sangat bukan hal yang mudah."

Aan memastikan bahwa keluarga Sutrimo sudah siap dan memilih untuk menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada aparat penegak hukum. Keluarga juga menegaskan tidak akan menolak proses ekshumasi maupun hasil dari pemeriksaan jenazah Sutrimo. "Pada prinsipnya keluarga sekarang sudah tatag, tinggal nunggu hasil ekshumasi. Pihak keluarga sudah memberikan pernyataan, tidak akan menolak atau apa pun," ujarnya.