Kesehatan

Psikolog Ingatkan Bahaya Mental dari Baligo Film 'Aku Takut Mati'

Seorang psikolog memperingatkan bahwa iklan luar ruang film 'Aku Takut Mati' dapat berdampak negatif pada kesehatan mental masyarakat, terutama bagi mereka yang sensitif.

G
Galih Lingga Pradipta
06 April 2026 11 pembaca
Psikolog Ingatkan Bahaya Mental dari Baligo Film 'Aku Takut Mati'
Sumber gambar: cnnindonesia.com

Seorang psikolog memberikan perhatian serius terhadap dampak baligo film 'Aku Takut Mati' yang dipasang di berbagai lokasi publik. Dalam penjelasannya, ia menegaskan bahwa visual yang menyeramkan dapat berpotensi mempengaruhi kesehatan mental masyarakat. Fenomena ini menarik perhatian di tengah meningkatnya ketertarikan terhadap film horor di tanah air.

Analisis Dampak Visual Menyeramkan

Menurut psikolog yang enggan disebutkan namanya, keberadaan baligo tersebut dapat memicu perasaan takut yang berlebihan di kalangan individu, terutama bagi mereka yang memiliki predisposisi gangguan kecemasan. Ia menjelaskan bahwa paparan terus-menerus terhadap gambar-gambar atau tema yang menyeramkan dapat memperburuk kondisi psikologis beberapa orang, menyebabkan peningkatan kecemasan dan stres. “Kita perlu menyadari bahwa tidak semua orang siap secara mental untuk menghadapi tema-tema menyeramkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, psikolog tersebut menekankan pentingnya keberadaan konten yang lebih positif dan mendidik dalam iklan publik, terutama untuk menjaga kesehatan mental masyarakat. “Kita harus berpikir dua kali sebelum memasarkan sesuatu yang mungkin bisa berbahaya bagi kesehatan mental orang lain,” tambahnya.

Perlunya Kesadaran Masyarakat

Sikap skeptis terhadap media dan pengaruhnya pada kesehatan mental sejatinya semakin penting untuk diterapkan. Psikolog ini berharap masyarakat, termasuk para pembuat film dan pengiklan, mempertimbangkan dampak dari konten yang mereka tampilkan. “Sebelum menampilkan sesuatu, penting untuk mengevaluasi bagaimana itu akan diterima oleh audiens yang lebih luas,” tuturnya.

Dalam era di mana berita dan iklan dengan cepat menyebar, kesadaran kolektif tentang dampak psikologis perlu ditingkatkan. Masyarakat diharapkan bisa lebih peka terhadap tampilan visual yang mungkin membawa potensi ancaman terhadap kesehatan mental, serta lebih aktif dalam mendiskusikan isu-isu kesehatan mental.

Dengan meningkatnya perhatian terhadap dampak dari media terhadap kesehatan mental, harapannya adalah bahwa lebih banyak diskusi akan muncul mengenai cara yang lebih konstruktif untuk menyampaikan pesan-pesan sosial melalui media. Film 'Aku Takut Mati' dan baligonya dapat menjadi titik awal untuk dialog tentang tanggung jawab bersama dalam menjaga kesehatan mental masyarakat.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait