Rafael Leao, pemain asal Portugal, kini menunjukkan sinyal positif untuk tetap bersama AC Milan setelah sebelumnya menyatakan niatnya untuk meninggalkan klub. Hal ini terjadi setelah Leao memberikan pujian kepada pelatih anyar Rossoneri, Ruben Amorim, usai mencetak gol dalam pertandingan melawan Uzbekistan.
Dalam komentarnya, Leao menyatakan, "Amorim sangat bagus; dia berhasil di Portugal. Segalanya tidak berjalan sesuai rencana di United, tapi dia tetap pelatih hebat. Saya akan memutuskan masa depan setelah Piala Dunia." Pernyataan ini dianggap lebih bersahabat dan bisa menjadi langkah awal untuk meredakan ketegangan antara Leao dan klub.
Pembicaraan dengan Amorim
Leao berencana untuk berbicara langsung dengan Amorim guna mengevaluasi apakah visi mereka masih sejalan. Hasil dari pembicaraan tersebut akan menjadi faktor kunci dalam menentukan apakah Leao akan menarik kembali keinginannya untuk hengkang dari Milan.
Sebelumnya, Leao mengungkapkan bahwa ia telah memberikan segalanya untuk Milan dan ingin menjajal tantangan baru di kompetisi lain. Klub juga sepakat bahwa menjual Leao, yang dianggap telah mencapai akhir siklusnya, bisa membantu keuangan klub. Namun, mereka tidak setuju dengan pengumuman kepergian sebelum ada tawaran konkret, karena hal itu berisiko menurunkan harga pemain.
Perubahan Formasi untuk Leao
Kini muncul pertanyaan apakah Amorim akan menjadi pelatih Portugal ketiga yang mampu memotivasi Leao, mengikuti jejak Fonseca dan Conceicao. Untuk mendukung Leao, Amorim mungkin perlu mengubah formasi dari 3-4-2-1 menjadi 3-4-3, agar lebih sesuai dengan gaya permainan pemain tersebut.