Dalam ajang Liga Spanyol, Ibrahima Konate, yang baru bergabung dengan Real Madrid, menjadi sorotan setelah penampilannya yang mengecewakan di Piala Dunia. Sebelum pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Inggris, bek tengah asal Prancis ini hanya tampil selama 14 menit dalam laga melawan Norwegia. Keputusan pelatih Thomas Tuchel untuk menjadikannya starter melawan Inggris cukup mengejutkan, namun hal ini dilakukan sebagai bagian dari rotasi pemain.
Sayangnya, performa Konate di babak pertama sangat buruk. Ia terlihat kurang fokus dan tidak dalam kondisi fisik yang optimal. Setelah 45 menit yang mengecewakan, pelatih Didier Deschamps memutuskan untuk menariknya keluar dan menggantinya dengan Upamecano, yang selama Piala Dunia ini menjadi bek utama. Upamecano pun menunjukkan permainan yang lebih baik, meskipun situasi ini tidak sepenuhnya dapat disalahkan pada Konate, melainkan juga dipengaruhi oleh perubahan sikap tim yang lebih agresif. Para pemain mulai meningkatkan intensitas permainan, melakukan pressing yang lebih baik, dan menciptakan peluang berbahaya yang hampir membawa mereka kembali ke dalam pertandingan.
Performa Buruk di Musim Sebelumnya
Musim yang dijalani Ibrahima Konate bersama Liverpool dan tim nasional Prancis tidak berjalan baik. Meskipun Liverpool berupaya untuk memperpanjang kontraknya, mereka tidak bersedia memenuhi tuntutan gaji yang diminta oleh sang pemain. Melihat situasi tersebut, Real Madrid memutuskan untuk mengambil langkah dan mencoba merekrutnya setelah menyadari bahwa kesepakatan dengan Liverpool tidak dapat tercapai.
Persaingan di Real Madrid
Real Madrid sempat menunda penandatanganan Konate karena adanya keraguan mengenai kelancaran transaksi tersebut. Namun, mereka akhirnya memutuskan untuk memanfaatkan kesempatan yang ada di pasar transfer. Di klub ini, tidak ada pemain yang dapat merasa aman dengan posisi mereka di starting eleven, terutama dengan kedatangan pelatih José Mourinho. Pelatih asal Portugal ini dikenal sangat menuntut dan ingin memaksimalkan potensi setiap pemain, yang berarti sering melakukan perubahan dalam susunan pemain berdasarkan kondisi masing-masing pemain.