Rodrygo Goes, penyerang asal Brasil yang bermain untuk Real Madrid, saat ini masih dalam proses pemulihan dan diperkirakan baru bisa kembali merumput pada awal tahun 2027. Cedera yang dialaminya cukup serius, membuatnya harus menepi sejak 18 Maret 2026.
Real Madrid telah mengambil langkah untuk memperkuat lini serang mereka dengan mendatangkan Yan Diomande dari RB Leipzig, mengeluarkan dana sebesar €140 juta untuk pemain berusia 19 tahun tersebut. Kini, pelatih Jose Mourinho memiliki trio penyerang berbakat yang terdiri dari Kylian Mbappe, Diomande, dan Vinicius Junior.
Pemulihan Cedera yang Panjang
Rodrygo mengalami cedera lutut yang melibatkan kerusakan pada ACL dan meniskus, yang membuat proses pemulihannya diperkirakan akan memakan waktu antara 10 hingga 12 bulan. Hal ini menunjukkan bahwa kemungkinan besar ia tidak akan bisa bermain pada paruh pertama musim baru.
Arancha Rodriguez melaporkan bahwa Los Blancos tidak akan diperkuat oleh Rodrygo dalam beberapa bulan mendatang. Mengingat tingkat keparahan cedera yang dialaminya, Real Madrid tidak memiliki alasan untuk mempercepat proses pemulihan tersebut. Penanganan yang hati-hati menjadi sangat penting, terutama karena kerusakan tambahan pada meniskus yang dialami Rodrygo.
Strategi Tanpa Rodrygo
Bagi Jose Mourinho, situasi ini berarti ia harus merancang strategi penyerangan tanpa kehadiran Rodrygo selama beberapa bulan ke depan. Meskipun tim memiliki kedalaman skuad yang baik di lini depan, absennya Rodrygo menjadi kerugian, mengingat kemampuannya yang serbaguna. Pemain berusia 25 tahun ini dapat beroperasi di berbagai posisi, termasuk di kedua sayap, di tengah, atau sebagai penyerang bayangan, memberikan pelatih banyak opsi untuk mengatur pola serangan.
Prioritas utama saat ini adalah memastikan Rodrygo Goes kembali dalam kondisi optimal, bukan sekadar mengembalikannya ke lapangan secepat mungkin. Dengan pemulihan cedera ACL yang biasanya lama, penting bagi tim medis untuk menangani proses ini dengan sangat hati-hati.