Mantan penyerang Atletico Madrid, Sergio Aguero, menilai bahwa situasi yang dihadapi Julian Alvarez saat ini memiliki kemiripan dengan pengalamannya di masa lalu. Ketidakpastian mengenai masa depan pemain internasional Argentina ini menjadi sorotan utama di Spanyol, dengan spekulasi yang terus beredar dan tampaknya tidak akan mereda dalam waktu dekat.
Meskipun Atletico Madrid menegaskan bahwa Alvarez tidak akan dijual, rumor yang mengaitkan dirinya dengan Barcelona terus berlanjut, menjaga cerita ini tetap hidup sepanjang musim panas. Aguero, yang pernah menjadi bintang di Atletico, merasa bahwa situasi Alvarez mengingatkannya pada masa baktinya di klub, terutama setelah 15 tahun kepergiannya yang penuh kontroversi. Ia melihat tanda-tanda yang familiar dalam perkembangan Alvarez, terutama setelah sang striker secara terbuka menyatakan keinginannya untuk pindah di musim panas ini.
Kebahagiaan Pemain Menjadi Pertimbangan Utama
Walaupun Atletico berusaha keras untuk mencegah kepindahan Alvarez ke klub rival di La Liga, Aguero berpendapat bahwa kebahagiaan pemain adalah faktor yang paling menentukan dalam perkembangan situasi ini. Sebelum menjadi legenda di Manchester City, Aguero adalah salah satu pemain terkemuka di Atletico Madrid. Di bulan-bulan terakhirnya di klub, ia berharap untuk bergabung dengan Real Madrid, namun transfer tersebut tidak terwujud karena Atletico lebih memilih untuk bernegosiasi dengan Manchester City.
Kejujuran Alvarez Dikenang Aguero
Mengingat kembali pengalaman tersebut, Aguero percaya bahwa Alvarez telah menunjukkan kejujuran yang serupa dengan mengungkapkan perasaannya secara terbuka. Dalam pernyataannya kepada Onda Cero, Aguero menyatakan, "Julian Alvarez sangat jujur, dan mungkin itu membuat orang kesal – itu terjadi pada saya di Atleti." Meskipun Aguero memahami bahwa komentar tersebut bisa memicu perdebatan, ia juga menekankan bahwa transfer bukanlah satu-satunya kemungkinan. "Tentu saja saya pikir dia bisa tetap di Atleti; semuanya bisa diselesaikan dengan obrolan, tetapi kita juga harus melihat bagaimana perasaannya," tambahnya.