Roberto De Zerbi, manajer Tottenham Hotspur, baru-baru ini mengungkapkan cara-cara yang digunakannya untuk menarik perhatian Mateus Fernandes dan Jan Paul van Hecke agar mau bergabung dengan timnya. Fernandes, yang sebelumnya bermain untuk West Ham United, dibeli dengan nilai transfer mencapai £85 juta, sementara Van Hecke didatangkan dari Brighton & Hove Albion dengan harga £52 juta.
Komunikasi dengan Keluarga dan Pesan Kunci
De Zerbi menjelaskan bahwa ia telah melakukan komunikasi dengan orang tua Mateus Fernandes untuk membahas kemungkinan transfer tersebut. Ia menyatakan, "Mengenai Mateus Fernandes, saya sudah berbicara dengan orang tuanya," yang menunjukkan betapa pentingnya dukungan keluarga dalam proses transfer pemain.
Setelah pertandingan melawan Everton, De Zerbi mengirim pesan kepada Van Hecke, yang berisi ajakan untuk bergabung dengan Tottenham. Ia menulis, "Anda ingin menjatuhkan Tottenham saat memberikan assist kepada Georginio Rutter. Sekarang Anda harus bergabung dengan saya – ya atau tidak, Anda tidak punya pilihan." Pesan tersebut menunjukkan pendekatan langsung dan tegas De Zerbi dalam merekrut pemain.
Perjalanan Tim dan Harapan Musim Depan
Setelah pertandingan, De Zerbi juga mengirim pesan kepada putrinya sebelum melanjutkan komunikasi dengan Van Hecke. Dalam pertandingan kedua De Zerbi sebagai pelatih, Tottenham bermain imbang 2-2 melawan Brighton, di mana gol penyama kedudukan di menit ke-95 menggagalkan peluang mereka untuk meraih kemenangan. Assist dari Van Hecke dalam pertandingan tersebut menjadi momen penting, meski Tottenham berhasil mengamankan kemenangan 1-0 atas Everton di pertandingan terakhir yang memastikan posisi mereka di liga.
Dengan bergabungnya pemain internasional Belanda tersebut, De Zerbi berharap dapat membawa Spurs ke level yang lebih tinggi di musim depan, setelah sebelumnya tim mengalami kesulitan yang hampir membuat mereka terdegradasi. De Zerbi berkomitmen untuk memperkuat lini tengah dan pertahanan tim, serta berencana untuk meningkatkan lini serang dalam beberapa minggu mendatang. Tottenham kini berfokus untuk meraih salah satu dari tiga trofi domestik yang ada, setelah gagal lolos ke kompetisi Eropa.