Jakarta, CNN Indonesia -- Anak-anak yang berusia di bawah tiga tahun seringkali mengalami reaksi alergi terhadap susu formula, yang biasanya disebabkan oleh alergi susu sapi. Ciri-ciri ketidakcocokan susu formula pada bayi umumnya dapat terlihat dari perubahan fisik, seperti munculnya biduran atau pembengkakan pada wajah. Namun, ada pula gejala yang tidak terlihat secara langsung, tetapi dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada anak.
Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk berdiskusi dengan dokter spesialis anak sebelum memberikan susu formula kepada bayi. Menurut informasi dari Baby Center, sekitar 2 hingga 3 persen anak di bawah usia tiga tahun menunjukkan gejala alergi terhadap susu formula. Hal ini berbeda dengan intoleransi laktosa yang jarang terjadi sebelum anak berusia tiga hingga lima tahun, kecuali jika usus anak mengalami kerusakan sementara akibat penyakit seperti gastroenteritis virus.
Ciri-Ciri Ketidakcocokan Susu Formula
Alergi terhadap susu sapi memang sulit dihindari, tetapi biasanya alergi ini akan mereda seiring bertambahnya usia anak, biasanya antara 18 bulan hingga dua tahun. Beberapa gejala yang menunjukkan bahwa anak tidak cocok dengan susu formula meliputi:
- Muntah
- Diare
- Darah atau lendir dalam tinja
- Buang air besar dengan kotoran yang sangat keras atau terlalu cair, berair, dan berbau busuk
- Sakit perut
Selain gejala di atas, ada juga tanda-tanda fisik yang dapat muncul setelah mengonsumsi susu formula, seperti:
- Gatal atau kesemutan di mulut
- Pembengkakan pada bibir, lidah, atau tenggorokan
- Batuk atau sesak napas ringan
- Biduran atau bintik-bintik kecil
- Eksim atau dermatitis atopik yang menyebabkan kulit menjadi merah, gatal, atau kering, biasanya muncul di pipi dan kulit kepala bayi
Pentingnya Tindakan Segera
Jika anak Anda menunjukkan salah satu dari tanda-tanda tersebut, segera konsultasikan dengan dokter agar dapat mendapatkan penanganan yang tepat. Gejala alergi susu dapat muncul mulai dari beberapa hari hingga beberapa minggu setelah bayi pertama kali mengonsumsi susu formula berbahan dasar susu sapi.
Demikianlah beberapa ciri-ciri bayi yang tidak cocok dengan susu formula. Semoga informasi ini bermanfaat bagi orang tua.