BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 08:11 WIB
Home / Olahraga / Detail
Olahraga Selasa, 14 Jul 2026 12:28 WIB

Tantangan Jose Mourinho dalam Menyusun Lini Tengah Real Madrid

14 Jul 2026, 12:28 WIB 101x dibaca 2 menit baca ligaolahraga.com ligaolahraga.com
B
Bagas Prakoso 101x dibaca · 2 menit baca
Jose Mourinho Diperingatkan soal Lini Tengah Real Madrid
Jose Mourinho Diperingatkan soal Lini Tengah Real Madrid

Real Madrid tengah berupaya untuk membangun kembali tim mereka dengan kedatangan Jose Mourinho pada musim panas ini. Dalam proses tersebut, masa depan dua pemain, yaitu Tchouaméni dan Fede Valverde, menjadi perhatian karena peran mereka dalam skema permainan Mourinho masih diragukan.

Pentingnya Lini Tengah dalam Strategi Mourinho

Marcos López mengungkapkan analisisnya dalam sebuah video bersama Ramón de Mon mengenai pentingnya kontribusi kedua pemain tersebut. Ia menekankan bahwa "tim tanpa gelandang adalah tim yang tidak berkinerja baik," sehingga Tchouaméni dan Fede Valverde seharusnya menjadi bagian yang fundamental dalam rencana Mourinho.

Jose Mourinho dihadapkan pada tantangan besar untuk menentukan susunan pemain terbaik yang dapat dia turunkan. Penemuan gelandang yang tepat menjadi sangat penting jika Real Madrid ingin meraih kesuksesan, terutama dengan rencana Mourinho yang ingin menerapkan formasi 4-4-2.

Koneksi Gelandang dan Performa Tim

Marcos López menambahkan, "Jika para gelandang tidak memiliki koneksi yang baik, tidak masalah striker mana yang mereka miliki. Mereka memberikan soliditas, daya tahan di saat-saat sulit." Oleh karena itu, Tchouaméni dan Fede Valverde harus mampu menunjukkan pemahaman satu sama lain di lapangan.

Menurut López, duet gelandang bertahan harus menjadi elemen penting dalam tim, namun harus didukung oleh pemain yang memiliki kemampuan ofensif. "Lini tengah yang sempurna memberikan keseimbangan yang sempurna untuk performa terbaik sebuah tim," ujarnya.

Meski demikian, ia juga menyoroti bahwa keduanya tidak memiliki kapasitas kreatif yang cukup. "Fede Valverde tidak menahan diri, begitu melihat ruang kosong dia langsung menyerang. Tchouaméni lebih cenderung sebagai pengatur bola horizontal, tetapi tanpa umpan terarah untuk maju dan menciptakan keunggulan," jelasnya. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa Bernardo Silva atau Arda Güler perlu mengambil alih fungsi penguasaan bola untuk menciptakan permainan yang lebih dinamis.