Kesehatan

Telinga Berdenging Sebagai Gejala GERD: Apa Penyebabnya?

Telinga berdenging dapat menjadi salah satu tanda munculnya GERD, di mana asam lambung naik dan memengaruhi telinga tengah. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai gejala lainnya yang berkaitan.

A
Almira Rara Susanti
11 May 2026 9 pembaca
Telinga Berdenging Sebagai Gejala GERD: Apa Penyebabnya?
Ilustrasi. Telinga berdenging ternyata bisa jadi salah satu gejala yang muncul saat GERD atau asam lambung kambuh. (iStock/Nes)

Jakarta, CNN Indonesia -- Telinga yang berdenging ternyata bisa menjadi salah satu gejala yang muncul saat GERD atau penyakit refluks gastroesofagus terjadi. Kenaikan asam lambung dapat berdampak pada telinga tengah dan memicu tinnitus, yaitu sensasi berdenging di telinga.

GERD merupakan gangguan pencernaan yang terjadi ketika asam lambung kembali naik ke kerongkongan. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti rasa panas di dada, tenggorokan yang terasa asam, suara serak, batuk kronis, hingga kesulitan menelan.

Hubungan Antara Asam Lambung dan Telinga

Menurut informasi dari Medical News Today, cairan asam lambung yang naik ke kerongkongan diduga dapat mencapai telinga tengah. Paparan cairan lambung tersebut dapat membuat lapisan pelindung telinga menjadi lebih rentan terhadap kerusakan, yang pada akhirnya dapat memicu tinnitus.

Tinnitus adalah kondisi di mana seseorang mendengar suara berdenging, desisan, dengungan, atau klik tanpa adanya sumber suara eksternal. Kondisi ini dapat terjadi di salah satu atau kedua telinga. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2015 dengan melibatkan 50 peserta yang mengalami gangguan saluran eustachius menunjukkan bahwa GERD dapat menimbulkan gejala pada laring atau pangkal tenggorokan, yang dikenal sebagai refluks laringitis.

Gejala dan Penanganan Tinnitus Akibat GERD

Dalam penelitian tersebut, para peneliti menjelaskan bahwa cairan lambung di area laring dapat memicu berbagai masalah yang berhubungan dengan telinga, seperti gangguan tekanan telinga tengah, sinusitis, infeksi telinga, gangguan pendengaran, dan tinnitus. Diperkirakan sekitar 4 hingga 10 persen pasien yang berkonsultasi dengan dokter THT mengalami gejala yang terkait dengan GERD.

Penelitian yang diterbitkan oleh Hebei Chinese Medical University di Shijiazhuang juga menyebutkan bahwa efek GERD dapat memicu penyakit gangguan pendengaran seperti Meniere, disfungsi vestibular, dan tinnitus. Beberapa studi lain telah menemukan bahwa GERD dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran akibat paparan cairan lambung pada telinga tengah.

Asam lambung dapat memengaruhi telinga karena telinga, hidung, dan tenggorokan saling terhubung melalui saluran tertentu. Ketika asam lambung naik ke tenggorokan secara berulang, area di sekitar saluran tersebut bisa mengalami iritasi dan peradangan. Hal ini dapat mengganggu fungsi saluran eustachius, yang berperan dalam menyeimbangkan tekanan telinga. Jika terganggu, seseorang dapat merasakan telinga terasa penuh, nyeri, penurunan pendengaran, atau munculnya suara berdenging di telinga.

Telinga berdenging akibat GERD biasanya muncul bersamaan dengan gejala refluks asam lambung lainnya, seperti rasa panas di dada, tenggorokan yang terasa pahit atau asam, batuk kronis, suara serak, dan sensasi mengganjal di tenggorokan. Pada beberapa individu, tinnitus dapat muncul lebih sering setelah makan berlebihan atau ketika berbaring setelah makan. Oleh karena itu, penanganan tinnitus biasanya difokuskan pada pengendalian GERD.

Dokter umumnya meresepkan obat golongan proton pump inhibitor (PPI), seperti omeprazole, untuk membantu mengurangi produksi asam lambung. Obat ini juga digunakan untuk mengatasi sakit maag dan refluks asam. Menurut beberapa penelitian, obat PPI dapat membantu mengurangi paparan asam lambung pada telinga tengah, sehingga berpotensi mencegah gangguan telinga dan pendengaran.

Selain pengobatan, perubahan gaya hidup juga sangat penting, seperti tidak langsung berbaring setelah makan, menghindari porsi besar saat makan, mengurangi konsumsi makanan pedas dan berlemak, membatasi asupan kafein, serta menjaga pola tidur dan berat badan. Jika telinga berdenging terus-menerus disertai gejala GERD lainnya, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya.

Artikel Terkait