Dalam laga Liga Skotlandia, Celtic berhasil menjaga peluang untuk mempertahankan gelar juara setelah Kelechi Iheanacho mencetak gol dari penalti yang kontroversial pada menit ke-99, memastikan kemenangan timnya di Motherwell. Pertandingan penentu melawan Hearts akan dihelat di Glasgow pada hari Sabtu, 16 Mei.
Tim yang dilatih oleh Martin O'Neill sempat tertinggal setelah gol pembuka dari Motherwell, namun berhasil membalikkan keadaan dan unggul menjelang menit ke-60. Sayangnya, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-85, membuat Celtic harus menang dengan selisih tiga gol saat bertemu Hearts di Celtic Park pada laga terakhir musim ini untuk tetap menjadi juara.
Kontroversi Penalti yang Mengubah Jalannya Pertandingan
Di akhir waktu tambahan, bek Celtic, Auston Trusty, terjatuh dan mengklaim bahwa ia terkena sikut secara tidak sengaja. Wasit John Beaton kemudian diminta untuk melihat tayangan ulang di monitor dan memutuskan untuk memberikan penalti setelah melihat handball yang dilakukan oleh pemain Motherwell. Iheanacho yang dihadapkan pada tekanan besar, berhasil mengeksekusi penalti dengan tenang, memicu euforia di kalangan pendukung tim tamu dan memberikan keyakinan bahwa kemenangan apapun pada hari Sabtu akan memastikan gelar juara bagi mereka.
Dampak Penalti Kontroversial Terhadap Pertandingan Selanjutnya
Keputusan VAR mengenai penalti ini menjadi bahan perdebatan yang hangat, mengingat betapa krusialnya keputusan tersebut. Meskipun demikian, hasil pertandingan tidak dapat diubah, dan Iheanacho menunjukkan ketenangan luar biasa saat mengeksekusi penalti di bawah tekanan. Apabila Celtic hanya meraih hasil imbang, maka inisiatif akan berpindah ke tangan Hearts menjelang pertandingan hari Sabtu. Meskipun Celtic masih memiliki keuntungan, mereka harus menang dengan selisih tiga gol jika ingin menghindari kehilangan poin.
Situasi kini menjadi sangat seimbang, dengan penalti yang diperdebatkan menjadi faktor penentu dalam perjalanan kedua tim menuju akhir musim.