Dunia sepak bola Italia kini menyaksikan lahirnya bintang baru, Tomas Zanetti, yang merupakan anak dari legenda Inter Milan, Javier Zanetti. Ia baru saja dinyatakan sebagai pemenang Pallone d'Oro edisi 2025/26 yang diselenggarakan oleh Sprint e Sport. Prestasi ini semakin mengesankan karena Tomas juga berhasil membawa timnya, Accademia Inter, meraih gelar juara Lombardia U14.
Tomas berposisi sebagai gelandang dengan kemampuan mencetak gol yang sangat baik. Ia menutup musim dengan total 27 gol, bahkan pada musim sebelumnya di kategori Esordienti, ia berhasil mencetak lebih banyak gol. Pelatihnya, Polidori, memberikan pujian tinggi atas kemampuan dan kecerdasannya di lapangan. "Saya memberinya nomor punggung 4, yang selalu diimpikannya, dan juga ban kapten. Lalu lihatlah larinya, gerakannya, 'garra' Argentina-nya. Saya bersumpah, saya seperti melihat dia (Javier) sendiri,” ungkap Polidori.
Kemampuan dan Mentalitas yang Mengagumkan
Polidori juga menambahkan bahwa Tomas menunjukkan mentalitas yang lebih dewasa dibandingkan dengan usianya yang baru 14 tahun. Keluarganya memilih untuk tidak terburu-buru dalam mengembangkan kariernya agar ia siap secara fisik. "Dia memiliki bakat yang tidak dimiliki teman sebayanya, yaitu kecerdasan di atas rata-rata dan mentalitas dewasa. Dia baru berusia 14 tahun, tapi terlihat jelas dari kejauhan bahwa dia sudah menjadi seorang atlet," jelas Polidori.
Menuju Karier Profesional
Setelah sukses di level junior, banyak yang percaya bahwa Tomas sudah siap untuk bergabung dengan skuad utama Nerazzurri, mengikuti jejak sang ayah yang merupakan legenda klub dengan 858 penampilan dan kini menjabat sebagai wakil presiden. Dengan prestasi yang diraihnya, masa depan Tomas di dunia sepak bola tampak sangat cerah.