BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 05:09 WIB
Berita Terkini Selasa, 21 Jul 2026 07:01 WIB

Tragedi Bentrok Warga di Adonara, NTT: Tiga Tewas dan Banyak Rumah Terbakar

21 Jul 2026, 07:01 WIB 65x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
R
Reyhan Arifin 65x dibaca · 2 menit baca
Foto: Anggota Komisi III DPR Fraksi PAN Endang Agustina. (dok Fraksi PAN)
Foto: Anggota Komisi III DPR Fraksi PAN Endang Agustina. (dok Fraksi PAN)

Bentrok antarwarga terjadi di Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menyebabkan korban jiwa. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PAN, Endang Agustina, menyatakan keprihatinannya terhadap insiden yang berujung pada kehilangan nyawa tersebut.

Endang mengungkapkan rasa sedihnya atas peristiwa yang terjadi, "Saya ikut prihatin dan sedih dengan adanya peristiwa Adonara, kita sangat menyayangkan bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi. Apalagi beberapa nyawa melayang, belasan orang luka bahkan banyak rumah yang hangus terbakar," ujarnya kepada wartawan pada Selasa (21/7/2026).

Deskripsi Insiden dan Korban

Bentrok ini melibatkan warga dari Desa Narasaosina dan Desa Waiburak, yang terjadi pada Sabtu (18/7) pagi. Menurut informasi dari kepolisian, tiga orang dilaporkan tewas dan lima orang mengalami luka ringan akibat insiden tersebut. "Tiga orang meninggal dunia, lima orang luka ringan, dan 20 unit rumah terbakar," jelas Kasi Humas Polres Flores Timur, AKP Eliezer A Kalelado.

Eliezer juga menambahkan bahwa pendataan jumlah korban dan kerusakan rumah masih berlangsung setelah bentrokan di kedua desa tersebut. "Kami memastikan personel gabungan TNI-Polri tetap melaksanakan penjagaan di wilayah Adonara Timur untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," kata Eliezer.

Upaya Penanganan dan Harapan untuk Perdamaian

Endang Agustina mendorong agar aparat pemerintah dan penegak hukum, termasuk TNI, bekerja sama untuk mencegah terulangnya insiden serupa. Ia berharap agar masyarakat yang terlibat dalam konflik dapat segera didamaikan.

Lebih lanjut, Endang meminta agar pihak kepolisian segera menyelesaikan penyelidikan terkait insiden ini. "Untuk rekan-rekan Polri di NTT kami berharap agar bekerja cepat untuk menuntaskan kasus ini, dan mengungkap sejelas-jelasnya motif peristiwa ini, karena begitu banyak korban dan menimbulkan keprihatinan yang mendalam seluruh anak negeri," tuturnya.