BREAKING Senin, 17 Agt 2026 07:48 WIB
Berita Terkini Senin, 17 Agt 2026 06:49 WIB

Tragedi Gempa NTT: 53 Korban Jiwa, Waka MPR Serukan Fokus pada Evakuasi

17 Agt 2026, 06:49 WIB 3x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
T
Taufik Pranata 3x dibaca · 2 menit baca
Foto: Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) (Dok. MPR RI)
Foto: Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) (Dok. MPR RI)

Jakarta - Edhie Baskoro Yudhoyono, yang menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI dan juga Ketua Fraksi Partai Demokrat, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas tragedi gempa dengan Magnitudo 7 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari Sabtu, 15 Agustus. Ia mengungkapkan keprihatinan terhadap 53 orang yang kehilangan nyawa akibat bencana tersebut dan mendesak pemerintah untuk memfokuskan upaya pada evakuasi korban.

"Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Saya meminta seluruh pihak terkait, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat, petugas kebencanaan, maupun seluruh elemen masyarakat, untuk terus berkoordinasi dan memastikan langkah-langkah penanganan serta evakuasi dilakukan secara cepat dan tepat demi keselamatan masyarakat," ujar Ibas saat dihubungi pada hari Senin, 17 Agustus 2026.

Doa untuk Korban dan Keluarga

Ia juga mendoakan agar masyarakat yang terkena dampak bencana diberikan keselamatan dan kemudahan dalam menghadapi situasi sulit ini. "Dukacita yang mendalam saya sampaikan kepada seluruh masyarakat NTT yang terdampak bencana gempa bumi hari ini. Semoga masyarakat diberikan kekuatan, ketabahan, dan perlindungan dalam menghadapi cobaan ini," tambah Ibas.

Waspadai Potensi Bencana Susulan

Lebih lanjut, Ibas mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bencana susulan setelah gempa terjadi. Ia menekankan pentingnya memperhatikan tanda-tanda alam dan mengikuti informasi serta arahan dari petugas atau otoritas terkait. "Bila terdapat tanda-tanda atau peringatan potensi bencana susulan, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan petugas dan mencari tempat yang aman," tuturnya.

Ibas menekankan bahwa semua pihak harus saling bekerja sama untuk memastikan penanganan bencana dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. "Semoga NTT diberikan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini. Mari kita bersama-sama mendoakan keselamatan seluruh masyarakat dan berharap kondisi segera kembali aman dan pulih," ungkapnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Diketahui bahwa 53 orang meninggal dunia dan 135 orang mengalami luka-luka. "Total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia dengan rincian, Kabupaten Manggarai Barat, satu jiwa. Kabupaten Manggarai Timur 20 jiwa, Kabupaten Manggarai: 25 jiwa, Nagekeo 1 jiwa, Sikka 4 jiwa, Ende 2 jiwa," jelas Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers pada hari Minggu, 16 Agustus.