BREAKING Minggu, 16 Agt 2026 22:59 WIB
Berita Terkini Minggu, 16 Agt 2026 21:48 WIB

Wali Kota Bogor Tinjau Pencarian ASN yang Hilang di Sungai Cisadane

16 Agt 2026, 21:48 WIB 5x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
H
Hana Salsabila Zaid 5x dibaca · 2 menit baca
Foto: Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau pencarian ASN yang hilang diduga terjatuh ke Sungai Cisadane, Kelurahan Pamoyanan, Kota Bogor. (Sholihin/detikcom)
Foto: Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau pencarian ASN yang hilang diduga terjatuh ke Sungai Cisadane, Kelurahan Pamoyanan, Kota Bogor. (Sholihin/detikcom)

Bogor - Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, meninjau langsung proses pencarian terhadap ASN bernama Bayu Zulkarnain yang hilang setelah diduga terjatuh ke Sungai Cisadane di Kelurahan Pamoyanan, Kota Bogor. Dedie menegaskan bahwa tim SAR gabungan akan berupaya maksimal dalam pencarian hingga Bayu ditemukan.

"Ya, kita masih ikhtiarkan agar Saudara Bayu yang diduga hilang di aliran Sungai Cisadane area (Kelurahan) Pamoyanan ini bisa ditemukan segera, karena kita sudah masuk hari keempat," ujar Dedie setelah meninjau lokasi pada Minggu (16/8/2026). Ia menambahkan, "Kita secara formal, 7 hari harus kita lakukan operasi secara maksimal, dan kita sudah lakukan 4 hari ini. Tetapi sampai dengan sore hari ini sudah pukul berapa 16.23 belum ada hasil."

Kondisi Sungai dan Strategi Pencarian

Dedie menjelaskan bahwa kemungkinan Bayu hanyut terbawa arus sungai sangat kecil. Hal ini disebabkan oleh debit air yang sedang surut dan banyaknya jaring di kawasan hilir. "Sementara kecil kalau hanyut, karena cuaca kan musim kemarau, debit air juga relatif rendah. Makanya kita coba konsentrasi dulu di sini. Jadi kita maksimalkan dulu di sini, kalau hari ini belum ketemu, kita coba strategi operasinya kita geser ke arah hilir," ungkapnya.

Selain itu, Dedie juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mendorong keluarga Bayu untuk membuat laporan ke polisi mengenai hilangnya Bayu Zulkarnain. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. "Ya, kita juga mencoba untuk mendorong keluarga membuat LP ke kepolisian. Itu sudah dilakukan, laporan kepada kepolisian. Untuk diteliti, barangkali ada hal lain yang di luar dugaan atau praduga kita bahwa yang bersangkutan jatuh di sini," kata Dedie.

Proses Pencarian yang Berlangsung

Sebelumnya, diberitakan bahwa ASN Pemkot Bogor hilang setelah diduga terjatuh ke Sungai Cisadane. Pada hari keempat pencarian, korban masih belum ditemukan. Pantauan di lokasi pada Minggu (16/8), tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Bayu Zulkarnain (36), ASN Dinas Arsip dan Keperpustakaan Kota Bogor, yang hilang sejak Kamis (13/8) malam. Bayu diduga terjatuh dari jembatan ke Sungai Cisadane saat dalam perjalanan pulang menggunakan motor.

Petugas SAR gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitar lokasi. Di bawah jembatan, yang diduga menjadi lokasi pertama korban terjatuh, petugas melakukan penyelaman. Metode penyelaman ini telah dilakukan untuk yang kedua kalinya sejak pagi tadi. Proses pencarian juga disaksikan oleh sejumlah warga setempat.